Logo Sulselsatu

Kuliah Umum di IPDN, Danny Pomanto Ajak Praja Adaptif Leadership

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 24 Februari 2022 16:42

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto memberi Kuliah Umum pada Peserta IPDN (Ist)
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto memberi Kuliah Umum pada Peserta IPDN (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) mengajak praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai calon birokrat untuk memperluas wawasan kemampuan adaptasi dan mitigasi.

“Anda harus punya wawasan kemampuan adaptasi dan mitigasi khususnya adaptasi leadership, karena dunia ini berubah,” ungkap Danny Pomanto saat memberi kuliah umum di Kampus IPDN, Jatinangor, Jawa Barat, Kamis (24/2/2022).

Danny Pomanto menegaskan kemampuan tersebut akan bermanfaat untuk menjaga daya tahan sebuah kota. Seperti halnya bencana pandemi yang tengah melanda, justru kata Danny Pomanto menjadi guru sekaligus penguji terbaik.

Baca Juga : Prakerja dan FEB-UNHAS Gelar Kuliah Umum, Bahas Transaksi di Era Digital

“Pandemi ini guru yang luar biasa, ternyata pandemi adalah penguji terbaik ekonomi kita, ekonomi berbicara tentang daya tahan, ada imunitasnya. Pandemi mengajari kita bagaimana Makassar yang pertumbuhan ekonominya 8,79, dihantam pandemi, terjadi kontraksi jadi minus 1,27 inilah yang mengajarkan pentingnya imunitas ekonomi,” ujar Danny Pomanto.

Belajar dari hal itu, Danny Pomanto mendorong adaptasi ekonomi melalui hibridisasi ekonomi, dimana digitalisasi hadir sebagai solusi. Salah satu upaya yang dilakukan di Makassar saat ini defan program Startup Lorong.

“KIta menyusun hibridisasi ekonomi, kita transformasi UMKM lalu didigitalisasi menjadi startup lorong. Jika biasanya UMKM hanya sebagai produsen, melalui digitalisasi dia menjadi penjual. Dengan pandemi, digitalisasi menjadi solusi,” terang Danny Pomanto.

Baca Juga : BCA Berbagi Ilmu Hadir di Unhas Makassar, 600 Mahasiswa Ikut Kuliah Umum

Di tahun 2021, era kepemimpinan periode kedua Danny Pomanto pertumbuhan ekonomi Makassar berada di 4,47 atau naik sebesar 5,74 dari tahun 2020, yakni -1,27.

Selain itu di hadapan 21.286 audiens, yang terdiri dari praja, rektor, tenaga pendidik serta alumni IPDN ini Danny mengatakan aspek lain yang tidak boleh luput dari perhatian pemerintahan yang adaptif, yakni memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga.

“Pandemi juga mengajarkan pentingnya memaksimalkan layanan kesehatan, sejak 2015 kita sudah terapkan Telemedicine di mana kalau warga sakit tinggal berkabar, dokter yang akan datang ke rumah,” pungkasnya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD24 Juli 2026 22:48
Ketua DPRD Sulsel Cicu Minta Pemkot Makassar Tunda Penerapan Wajib Pilah Sampah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi meminta Pemerintah Kota Makassar menunda penerapan kebijak...
Hukum24 Juli 2026 19:44
Dikhawatrikan Mandek Tim KAJ Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tim Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar merupakan bagian dari Koalisi Advokasi Jurnalis (KAJ) Sulawesi Selatan menda...
Kriminal24 Juli 2026 19:34
Pria Lansia Ditemukan Tewas di Dalam Toilet Masjid Rujab Gubernur Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial FS (60) ditemukan tewas di dalam toilet masjid rumah jabatan (Rujab) Gub...
Makassar24 Juli 2026 19:31
Kabid GTK Disdik Makassar Dinonaktifkan Terkait Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menonaktifkan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidika...