Logo Sulselsatu

Beda PKS, PAN Justru Sepakat Andi Sudirman Tak Perlu Wakil Gubernur

Asrul
Asrul

Kamis, 03 Maret 2022 20:12

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai pengusung Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman beda pandangan soal pengisian wakil gubernur yang diperkirakan akan kosong.

Sebelumnya PKS mengaku kecewa karena sikap Andi Sudirman yang diam dan membiarkan proses pelantikan dirinya sebagai gubernur definitif melewati tanggal 5 Maret 2022.

Untuk diketahui, pengisian posisi Wagub hanya bisa dilakukan bila sisa masa jabatan gubernur definitif lebih dari 18 bulan. Aturannya ada dalam Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 (UU Pilkada) terkait pengisian jabatan wakil kepala daerah yang kosong.

Baca Juga : Sinyal PKS Tinggalkan Andi Sudirman Mulai Terlihat, Ini Tanda-tandanya

Kemendagri sebelumnya sudah menyampaikan ke DPRD Sulsel bahwa batas pengisian jabatan Wagub hanya sampai 5 Maret nanti, dengan catatan Andi Sudirman sudah menjadi Gubernur Sulsel definitif.

“Mau diapa (posisi Wagub Sulsel terancam kosong), kita sudah berupaya untuk mendorong wakil. PKS kecewa tidak adanya Wagub, ini bukan sekedar tentang partisipasi sebagai Parpol pengusung tapi lebih kepada kesimbangan kewenangan dan tugas dalam menjalankan pemerintahan. Pasti semua kecewa terutama teman-teman di DPRD (Sulsel),” kata Sekretaris MPW PKS Sulsel Sri Rahmi, Kamis (3/3/2022).

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Sulsel Fraksi PAN Andi Irwandi Natsir menyebut wajar saja Andi Sudirman bersikap dingin dan terkesan tak mengurusi posisi Wagub yang akan mendampinginya.

Baca Juga : Partai Pengusung Diundang Nobar Pelantikan Andi Sudirman di Jakarta

“Bagaimana caranya beliau (Andi Sudirman) mau bicara wakil sementara belum dilantik definitf. Sepanjang roda pemerintahan bisa berjalan baik, pelayanan ke masyarakat bisa optimal disisa masa jabatan ini tidak ada wakil gubernur bagi kami tidak ada masalah,” jelas Irwandi.

Irwandi juga membantah Andi Sudirman tak ingin membangun komunikasi dengan partai pengusung soal pengisian Wagub, akan tetapi ada mekanisme dan proses yang harus dihargai.

“Ada beberapa hal yang menurut saya di luar kendali beliau sebagai Plt gubernur, SK pengangkatan/penetapan beliau saja sebagai gubernur belum diterima, saya kira ada kondisi psikologis dan etis sehingga SK dari kemendagri diharapkan berproses sebagaimana mestinya saja tak perlu ada upaya lobby kiri kanan hanya untuk mempercepat SK tersebut,” jelas Anggota Komisi E DPRD Sulsel itu.

Baca Juga : Jelang Pelantikan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Minta Dukungan Semua Pihak

Politisi PAN berdarah Bone ini juga lebih jauh mengatakan Andi Sudirman sangat menghargai partai pengusungnya, namun semuanya ada batasan yang tak bisa dilakukan Plt gubernur.

“Mungkin memang banyak yang berharap ke Pak Andi Sudirman agar proaktif membicarakan pengisian posisi wakil gubernur nantinya, sikap dingin Andalan bahkan terkesan tidak mengurusi hal tersebut (posisi Wagub). Saya kira lebih pada tak ingin terganggu fokusnya pada urusan-urusan prioritas pemerintahan yang menjadi beban tanggung jawabnya,” jelas Irwandi.

“Menurut saya jauh lebih penting fokus menjalankan amanah yang telah dibebankan kepadanya daripada fokus pada urusan-urusan yang justru bisa mengganggu konsentrasinyanya sbg PLT gubernur,” demikian Irwandi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis05 November 2026 19:45
Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan Toyota
Kalla Transport & Logistics meraih tiga penghargaan dalam ajang Facing Depot Annual Meeting & Logistic Partner Annual Meeting 2026 yang disele...
Ekonomi05 November 2026 19:01
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan tiga pedoman produk perbankan syariah untuk memperkuat pembiayaan sektor riil, termasuk kebutuhan usaha dan r...
Pendidikan05 November 2026 17:57
Pelindo Jasa Maritim Kenalkan Dunia Kemaritiman ke Pelajar Tuban
Sebanyak 125 siswa kelas XII SMAN 2 Tuban, Jawa Timur, mendapat kesempatan mengenal industri kepelabuhanan dan dunia kemaritiman melalui program Pelin...
Hukum05 November 2026 17:15
Ahli Soroti Sprindik Lama dan Alat Bukti Berulang, Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Dinilai Cacat Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Guru Besar Ilmu Hukum Pidana Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dr M Syukri Akub, menyoroti penggunaan surat perint...