Logo Sulselsatu

Andi Sudirman: Kita Tidak Bisa Paksa, Pak Presiden Lantik Saya Dong!

Asrul
Asrul

Jumat, 04 Maret 2022 12:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman merespon terkait posisi wakil gubernur yang hampir pasti kosong disisa masa jabatannya.

Dia mengatakan tak bisa memaksakan kehendak, sebab bukan domainnya untuk melakukan pelantikan Gubernur Sulsel definitif.

“Kalau soal itu (pelantikan) tanya Presiden. Saya belum tahu, undangannya belum saya terima, yang urus itu kan di asisten bersama Biro Pemerintahan, kita ikut pusat,” kata Sudirman ke awak media di Makassar, Jumat (4/3/2022).

Baca Juga : Sinyal PKS Tinggalkan Andi Sudirman Mulai Terlihat, Ini Tanda-tandanya

“Kita serahkan ke mekanisme saja, kita tidak bisa paksa presiden lantik saya dong. Tidak begitu, tidak etis namanya kan, sangat lucu kalau saya datang tolong lantik,” sambung Andi Sudirman menanggapi posisi Wagub kosong.

Bagi Andi Sudirman, bila memang harus memimpin Sulsel sendirian, masih banyak perangkat yang bisa mensukseskan pemerintahannya hingga akhir jabatannya.

“Kalau memang jalankan sendiri, intinya ada Sekda, asisten, sama-sama bantu, kita sama DPRD juga saling bantu support,” jelasnya.

Baca Juga : Partai Pengusung Diundang Nobar Pelantikan Andi Sudirman di Jakarta

Sebelumnya, diberitakan PKS mengaku kecewa karena sikap Andi Sudirman yang diam dan membiarkan proses pelantikan dirinya sebagai gubernur definitif melewati tanggal 5 Maret 2022.

Untuk diketahui, pengisian posisi Wagub hanya bisa dilakukan bila sisa masa jabatan gubernur definitif lebih dari 18 bulan. Aturannya ada dalam Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 (UU Pilkada) terkait pengisian jabatan wakil kepala daerah yang kosong.

Kemendagri sebelumnya sudah menyampaikan ke DPRD Sulsel bahwa batas pengisian jabatan Wagub hanya sampai 5 Maret nanti, dengan catatan Andi Sudirman sudah menjadi Gubernur Sulsel definitif.

Baca Juga : Jelang Pelantikan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Minta Dukungan Semua Pihak

“Mau diapa (posisi Wagub Sulsel terancam kosong), kita sudah berupaya untuk mendorong wakil. PKS kecewa tidak adanya Wagub, ini bukan sekedar tentang partisipasi sebagai Parpol pengusung tapi lebih kepada keseimbangan kewenangan dan tugas dalam menjalankan pemerintahan. Pasti semua kecewa terutama teman-teman di DPRD (Sulsel),” kata Sekretaris MPW PKS Sulsel Sri Rahmi, Kamis (3/3/2022).

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel07 November 2026 12:41
Bupati Gowa Terima Penghargaan Peduli Pendidikan Nonformal
Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menerima Anugerah Adhiwidya Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Indonesia 2026 dari Dewan Pengurus Pusat Forum Kom...
Politik06 November 2026 22:31
Ribuan Massa Padati Puncak Harlah NasDem ke-15 di Sidrap, 212 Kader Penggerak Dilantik
SULSELSATU.com, SIDRAP – Rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 Partai NasDem di Sulawesi Selatan resmi dimulai, Jumat (6/11/2026) malam...
Metropolitan06 November 2026 21:42
AESI Ajak Jurnalis Nasional dan Daerah Kawal Proyek PLTS
SULSELSATU.com, JAKARTA – Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) menggelar Media Training bertema “Penguatan Kapasitas Media dalam Diskurs...
News06 November 2026 21:34
Vale Indonesia Dukung Penguatan Kapasitas Pemuda Morowali Lewat Bahopombine Youthcamp 2026
Ratusan pemuda mengikuti Bahopombine Youthcamp 2026 yang digelar Karang Taruna Desa Kolono pada 30 Oktober hingga 1 November 2026....