Logo Sulselsatu

Besok, Perundingan Rusia-Ukraina Ketiga Akan Digelar

Asrul
Asrul

Minggu, 06 Maret 2022 10:34

Jerman akan kirimakan bantuan 1.000 senjata anti tank dan 500 rudal ke Ukraina bantu melawan Rusia (VOI)
Jerman akan kirimakan bantuan 1.000 senjata anti tank dan 500 rudal ke Ukraina bantu melawan Rusia (VOI)

SULSELSATU.comRusia dan Ukraina akan mengadakan pembicaraan putaran ketiga pada Senin (7/3/2022), tentang mengakhiri permusuhan.

Hal ini dilontarkan perunding Ukraina David Arakhamia dalam sebuah posting Facebook pada Sabtu (5/3/2022) lalu, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Dilansir Reuters, dalam Kompas.com, Minggu (6/3/2022) pihak Rusia kurang definitif, hanya mengatakan bahwa pembicaraan mungkin dimulai pada hari Senin.

Baca Juga : Mengejutkan! Biden Diam-diam Kunjungi Ukraina di Tengah Invasi Rusia

Delegasi dari Ukraina dan Rusia telah melakukan dua putaran pembicaraan sejak Rusia meluncurkan invasi skala penuh ke tetangganya pada 24 Februari.

Pada Kamis (3/3/2022), kedua belah pihak sepakat untuk membuka koridor kemanusiaan untuk memungkinkan warga sipil keluar dari beberapa zona pertempuran, meskipun ada penundaan dalam penerapannya.

Ukraina mengatakan pada hari Sabtu bahwa pembicaraan belum membuahkan hasil tetapi akan terus melakukan negosiasi.

Baca Juga : Jerman Kirim Tank ke Ukraina, Putin Murka Ancam Lawan Pakai Nuklir

“Pembicaraan putaran ketiga akan berlangsung pada hari Senin,” tulis Arakhamia, yang juga ketua faksi parlemen dari partai Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Kantor berita Rusia Interfax kemudian mengutip negosiator Rusia Leonid Slutsky yang mengatakan “babak ketiga benar-benar dapat berlangsung dalam beberapa hari mendatang, mungkin saja pada hari Senin.”

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa upaya Zelensky untuk mendapatkan bantuan langsung NATO tidak membantu pembicaraan antara kedua belah pihak, tetapi Moskwa siap untuk putaran ketiga.

Baca Juga : Terus Berlanjut, Rusia Kembali Serang Ukraina Tanpa Ampun

Waspada terseret ke dalam perang Rusia terhadap negara tetangganya, NATO menolak seruan Zelensky untuk menciptakan zona larangan terbang di atas Ukraina.

Mereka juga mendorong presiden Ukraina mengatakan bahwa aliansi tersebut telah memberi Rusia lampu hijau untuk melanjutkan kampanye pengebomannya.

Sebelumnya pada Sabtu, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan dia terbuka untuk berbicara dengan Lavrov, tetapi hanya jika pembicaraan itu “bermakna.”

Baca Juga : VIDEO: Jokowi dan Ibu Negara Iriana Tiba di Ukraina

Kremlin mengatakan bahwa kemajuan dalam negosiasi akan tergantung pada reaksi Ukraina terhadap posisi Rusia tentang bagaimana mengakhiri perang, yang telah disampaikan sebelumnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News02 Mei 2026 08:39
Layanan Pelindo Membaik, Kepuasan Pengguna Tembus 90 Persen
Tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap layanan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menembus angka di atas 90 persen....
Berita Utama01 Mei 2026 23:23
Tak Sengaja Bertemu di Warkop Jeneponto, Rudianto Lallo Beri Support ke Vonny Ameliani
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Ketua KNPI Sulawesi Selatan terpilih, Vonny Ameliani bertemu dengan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, , di K...
Metropolitan01 Mei 2026 20:53
Serikat Buruh Demo di Makassar, Desak Pemerintah Sahkan UU Ketenagakerjaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan massa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) menggelar aksi turun ke jalan dalam rangka mem...
Hukum01 Mei 2026 20:50
Geng Motor Diduga Bawa Airsoft Gun Serang Warung Warga di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekelompok geng motor menyerang sebuah warung milik warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga menggun...