Logo Sulselsatu

Kawasan Istana Tamalate Diduga Dirusak, Pemkab Gowa Lapor ke Polisi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 10 Maret 2022 19:01

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Andi Tenriwati Tahri selaku penanggungjawab Kawasan Museum Balla Lompoa dan Istana Tamalate melapor ke Polres Gowa atas dugaan perusakan kawasan Museum Balla Lompoa, Kamis, 10 Maret 2022 (dok. Pemkab Gowa)
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Andi Tenriwati Tahri selaku penanggungjawab Kawasan Museum Balla Lompoa dan Istana Tamalate melapor ke Polres Gowa atas dugaan perusakan kawasan Museum Balla Lompoa, Kamis, 10 Maret 2022 (dok. Pemkab Gowa)

SULSELSATU.com, GOWA – Jelang peresmian kawasan Istana Tamalate Sungguminasa, di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa yang telah direvitalisasi diduga dirusak pada Kamis (10/3/2022) dini hari.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Andi Tenriwati Tahri selaku penanggungjawab Kawasan Museum Balla Lompoa dan Istana Tamalate Sungguminasa langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Gowa.

“Atas petunjuk pimpinan, Bapak Bupati Gowa hari ini kami membuat laporan di Kepolisian,” kata Andi Tenriwati Tahri saat ditemui di Mapolres Gowa.

Dirinya menjelaskan bahwa, kerusakan ini pertama diketahui dari laporan koordinator penjaga Kawasan Museum Balla Lompoa dan Istana Tamalate Sungguminasa, Mannaungi Daeng Sewang.

“Tadi pagi saya dapat laporan dari koordinator penjaga yang menyampaikan kerusakan ini. Jadi saya langsung ke lokasi mengeceknya dan memang ada rusak,” jelasnya.

Dugaan pengerusakan ini diperkirakan terjadi Kamis dini hari saat penjagaan kosong. Sistem penjagaan saat ini di Kawasan Museum Balla Lompoa dan Istana Tamalate belum 24 jam.

“Terakhir penjaga tinggalkan kawasan istana jam 12.00 malam tadi. Dan sebenarnya hari ini kita sudah mulai berlakukan penjagaan selama 24 jam dengan sistem shift-shiftan, kita sudah rapatkan kemarin,” ujarnya.

Adapun yang rusak kata Andi Tenriwati yaitu hiasan di kawasan Istana Tamalate. Empat hiasan tersebut adalah bola-bola dan terbuat dari semen, pecah dan bergeser dari tempatnya.

“Dari 24 buah hiasan yang ada, 4 yang pecah. Kita taksir kerugian sekitar Rp5 juta termasuk biaya pemasangan dan pengiriman, karena ini dipesan khusus dari luar,” ungkapnya.

Olehnya itu, dirinya berharap proses di Polres bisa berjalan dengan cepat dan bisa terungkap. Dirinya juga akan berkoordinasi dengan beberapa toko di sekitar Kawasan Museum Balla Lompoa dan Istana Tamalate untuk mengecek CCTV.

“Langkah selanjutnya kita menunggu hasil pemeriksaan dan investigasi dari Polres. Kita berharap ini cepat terungkap,” harapnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Mei 2026 22:38
VIDEO: BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat
SULSELSATU.com – Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued. Pernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prab...
Hukum05 Mei 2026 22:21
Marak Tambang Galian C Ilegal di Takalar, Komisi lll DPR-RI Desak Polisi Tertibkan
SULSELSATU.com, TAKALAR – Warga di Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sulsel, mengeluhkan kembali maraknya aktivitas tambang g...
Makassar05 Mei 2026 22:11
UNM Resmi Umumkan Pemenang Prapeksimida 2026, Ini Daftar Jawaranya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi mengumumkan daftar pemenang Seleksi Internal Prapeksimida 2026 setelah pelaks...
Makassar05 Mei 2026 22:05
UNM Gelar Seleksi Internal Pertama, Siapkan Delegasi Terbaik Menuju Peksimida dan Peksiminas
SULSELSATU.con, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar Seleksi Internal Prapeksimida 2026 yang berlangsung pada 1–3 Mei...