Logo Sulselsatu

Dinkes Kota Makassar Lakukan Lobi Ke Pusat, Tidak Jadikan Vaksinasi Lansia sebagai Indikator Status PPKM

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 12 April 2022 15:47

Dinkes Makassar (dokumen: ist).
Dinkes Makassar (dokumen: ist).

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Walikota Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto meminta Pemerintah Pusat tidak menjadikan cakupan vaksinasi lansia sebagai indikator menentukan status pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Pasalnya vaksinasi lansia diakui sulit direalisasikan.

“Kita lobi pemerintah pusat agar itu (capaian vaksinasi lansia) jangan dipertimbangkan (jadi penentu status PPKM),” ucap Danny, Selasa (12/4/2022).

Danny mengaku status PPKM Kota Makassar harusnya level 1. Namun berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendari) Nomor 21 Tahun 2022, Kota Makassar ditetapkan PPKM level 2.

Baca Juga : Appi Peringatkan Lurah di Makassar: Jangan Lebih Sibuk di Warkop daripada Layani Warga

“Kita (PPKM) Level 2, harusnya level 1. Cuma karena ada sedikit kriteria yang tidak masuk gara-gara (vaksinasi) lansia kita baru 45 persen,” ujarnya.

Sementara dalam Inmendagri ditetapkan PPKM akan dinaikkan statusnya jika vaksinasi lansia di atas 60 tahun dosis 1 kurang dari 60 persen. Sementara cakupan vaksinasi lansia di Kota Makassar belum mencapai ketentuan yang dipersyaratkan pemerintah pusat tersebut.

Kata Danny, pihaknya sudah memaksimalkan layanan vaksinasi. Namun vaksinasi lansia disebut banyak terhambat karena persoalan gangguan kesehatannya, semisal kondisi tekanan darahnya belum memenuhi syarat untuk divaksin.

Baca Juga : Ribuan Kafilah Hadir, Appi Sebut MTQ VIII KORPRI Nasional Gerakkan Ekonomi Makassar

“Persoalan lansia, lagi-lagi bukan persoalan lansianya tidak mau, (tetapi) tekanan darahnya tidak mau,” tegasnya.

Hal tersebut menjadi maksud Danny Pomanto untuk melobi pemerintah pusat tidak menjadikan cakupan vaksinasi lansia tidak jadi indikator status PPKM. Pasalnya situasinya dianggap kondisional.

“Karena itu (vaksinasi lansia belum penuhi ketentuan pusat) bukan salah kita. Itu kondisional,” jelasnya.

Baca Juga : MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka di Makassar, Hotel, Pasar hingga Kuliner Ikut Bergeliat

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Makassar hingga 12 April 2022, realisasi vaksinasi dosis 1 mencapai 95,03 persen dari target sasaran 1.102.330 warga di Makassar. Sedangkan dosis 2 telah terealisasi 75,06 persen, dan capaian booster 11,99 persen.

Sementara untuk vaksinasi lansia dosis 1 mencapai 50,54 persen. Sedangkan capaian vaksinasi lansia dosis 2 baru terealisasi 42,96 persen, lalu booster lansia mencapai 10,97 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin tak menampik pihaknya tengah melobi pusat. Dirinya mengaku sudah melapor agar vaksinasi lansia tidak jadi indikator penentuan status PPKM.

Baca Juga : OPDIS SD Islam Athirah Makassar Audiensi Bersama Wali Kota, Dorong Pilah Sampah di Sekolah

“Iya, kemarin saya lapor untuk melobi pusat, (agar) tidak dimasukkan (vaksinasi) lansia sebagai kategori untuk PPKM. Semoga berhasil,” tegas Nursaidah, Rabu (13/4/2022).

Diketahui dalam Inmendagri Nomor 21 Tahun 2022, Kota Makassar ditetapkan PPKM level 2. Aturan ini berlaku sejak tanggal 12 hingga 25 April 2022.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Vera Rhamdani
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD13 September 2026 13:29
DPRD Makassar Minta Pertamina Benahi Distribusi BBM dan Gas Melon
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi B DPRD Makassar, Umiyati, mendesak pemerintah mengambil langkah tegas untuk mengatasi antrean bahan ba...
News12 September 2026 22:25
Catut Nama Adat untuk Palang Seba-seba, Gusti Riadi Terancam Hukuman 14 Tahun
Rangkaian aksi pemalangan lahan di area konsesi pertambangan group Mining Industry Indonesia (MIND ID) di Seba-seba, Morowali yang selama ini diposisi...
Video12 September 2026 20:20
VIDEO: Polisi Sita 13 Drum Berisi 2.600 Liter Solar di Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menyita 13 drum berisi 2.600 liter solar bersubsidi yang diduga ditimbun di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulau...
Makassar12 September 2026 15:20
Polisi Sita 13 Drum Berisi 2.600 Liter Solar Diduga Ditimbun di Bontoharu Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menyita 13 drum berisi 2.600 liter solar bersubsidi yang diduga ditimbun di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kep...