Logo Sulselsatu

Bupati Gowa Dampingi Ganjar Pranowo Ziarah ke Makan Sultan Hadanuddin

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 07 Mei 2022 16:06

Ganjar Pranowo didampingi Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan melakukan ziarah ke makam Sultan Hasanuddin di Kelurahan Katangka (Pemkab Gowa)
Ganjar Pranowo didampingi Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan melakukan ziarah ke makam Sultan Hasanuddin di Kelurahan Katangka (Pemkab Gowa)

SULSELSATU.com, GOWA – Gubernur Jawa Barat Ganjar Pranowo berkunjung ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dalam kunjungannya, Ganjar melakukan ziarah ke makan Sultan Hasanuddin di Kelurahan Katangka, pada Sabtu, (7/5) pagi.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan mendampingi Ganjar Pranowo yang juga sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (KAGAMA).

Bupati Adnan menjelaskan bahwa Sultan Hasanuddin ini menjadi Raja Gowa pada usia yang masih sangat muda dan memimpin Kerajaan Gowa selama 17 tahun.

Baca Juga : 167 Koperasi Merah Putih Terbentuk di Kabupaten Gowa

Di Kompleks Makam Sulatan Hasanuddin ini kata Adnan, juga terdapat beberapa Raja yang pernah memimpin Kerajaan Gowa. Salah satunya adalah Sultan Alauddin yang merupakan Raja Gowa ke-14.

“Sultan Alauddin ini merupakan Raja Gowa yang pertama kali memeluk Agama Islam,” ujar orang nomor satu di Gowa ini.

Sementara itu, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa kedatangannya di Makam Raja Gowa ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerjanya bersama Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (KAGAMA) di Sulsel.

Baca Juga : Bupati Husniah Sebut Perempuan Bertanggungjawab Membangun Daerah dan Penggerak Perubahan

Menurut Ganjar, Raja Gowa ke-16 ini sangat menarik karena menjadi pemimpin di usia yang masih sangat muda dan memiliki jiwa patriotisme yang sangat tinggi sehingga ditakuti oleh Belanda.

“Sultan Hasanuddin kemudian dijuluki Ayam Jantan dari Timur yang kemudian dipasang dimakamnya,” kata Ganjar.

Ia berharap jiwa kepahlawanan, patriotisme dan semangat yang ada pada diri Sultan Hasanuddin harus bisa menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk tidak mudah menyerah.

Baca Juga : Bupati Gowa Hadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Nasional Satpol PP dan Satlinmas se-Sulsel

Selain itu Ganjar juga mengaku tertarik dengan corak bangunan makam yang memiliki kemiripan dengan candi-candi yang ada di Jawa. Mulai dari cara membangun dan menyatukan bangunan ada kemiripan.

“Saya tertarik karena Sultan Hasanuddin menjadi raja di usia yang sangat muda dan punya jiwa patriotisme sangat tinggi sampai Belanda takut dan dijuluki sebagai Ayam Jantan dari Timur,” tambahnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....