Logo Sulselsatu

Peduli Lingkungan, PLN Olah Sampah Plastik Jadi Paving Block

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 30 Mei 2022 12:49

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar olah sampah plastik jadi paving block (dok. PLN)
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar olah sampah plastik jadi paving block (dok. PLN)

SULSELSATU.com – Membantu mengatasi permasalahan sampah, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar memberikan bantuan pengembangan paving block dari sampah kepada Komunitas Green Tamiimah Kreatif, Jumat (27/5) kemarin.

Bantuan pengembangan paving block dari sampah kepada Komunitas Green Tamiimah Kreatif merupakan bantuan dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR (Corporate Social Responsibility) dengan total bantuan sebesar Rp80 Juta.

Penyerahan bantuan PLN Peduli, diserahkan langsung oleh Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelayanan (UP3) Kendari, Albert Safaria kepada Ketua Komunitas Green Tamiimah Kreatif, Rizal.

Baca Juga : Banjir Makassar, PLN Padamkan Aliran Listrik di Sejumlah Titik

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelayanan (UP3) Kendari, Albert Safaria mengatakan, bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian PLN terhadap lingkungan, terutama pada permasalahan sampah plastik.

“Sampah plastik apabila tidak dikelola dengan baik, maka akan berdampak negatif pada lingkungan,” ujar Albert Safaria dalam rilis yang diterima Sulselsatu.com.

Albert Safaria berharap dengan adanya bantuan pengembangan paving block dari sampah ini bisa menjadi salah satu alternatif cara pengolahan sampah plastik. Sehingga bisa mengurangi dampak sampah plastik pada lingkungan.

Baca Juga : PLN Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan, Wujud Apresiasi Pelanggan

Ia menjelaskan, pembuatan paving block dari sampah ini cukup mudah. Sampah yang telah terkumpul dan dipilah-pilah berdasarkan jenisnya (plastik botol dan plastik kemasan), kemudian akan dipanaskan dengan perbandingan bahan 1:2 antara plastik botol dengan plastik kemasan dan dimasukkan dalam wajan atau kuali selama lebih kurang 20 menit atau hingga mencair.

Lalu plastik yang telah mencair dicetak dalam cetakan dan dipadatkan selama lima menit dengan mesin manual hingga menjadi paving block.

Ketua Komunitas Green Tamiimah Kreatif, Rizal mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PLN dan berharap kerja sama ini menjadi permulaan yang baik bagi institusi pendidikan.

Baca Juga : Menuju Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Bakal Siapkan Layanan Charging Station Terintegrasi di Tiga Provinsi

“Semoga bantuan ini akan terus berkelanjutan, agar dapat memotivasi mahasiswa dalam mengembangkan ide-ide kreatif yang bisa dimanfaat oleh masyarakat setempat dan bernilai ekonomis,” ujar Dosen Pendidikan Ekonomi di Universitas Halu Oleo.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar10 Agustus 2026 06:49
Kebakaran di NIPAH PARK Padam Kurang dari 30 Menit, Mal Kembali Beroperasi Normal
Kebakaran terjadi di area NIPAH PARK Makassar pada Minggu malam (9/8/2026) saat operasional mal menjelang berakhir. Api berhasil dikendalikan dalam wa...
Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...