Logo Sulselsatu

Salah Pasang Titik Koordinat, Peserta Didik Baru di Makassar Miliki Titik di Afrika-Antartika

Andi
Andi

Rabu, 22 Juni 2022 09:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com – Pendaftaran peserta didik baru (PPDB) Makassar tahun 2022 tingkat SD/SMP untuk jalur zonasi mendapat kegagalan sistem dimana salah satu peserta baru yang memiliki titik koordinat atau titik tempat tinggal berada di Afrika hingga Antartika.

Sistem zonasi sekolah adalah salah satu jalur penerimaan siswa baru berdasarkan pada zona tempat tinggal.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar Muhyiddin menerangkan memang benar bahwa ada sekolah yang melakukan kesalahan menempatkan zona tempat tinggal rumah siswa baru di luar makassar lebih tepatnya di Afrika-Antartika.

Baca Juga : MHM 2026 Terapkan Sweeping Sampah Usai Pelari Melintas

“Operator sekolah di TK/RA dan di SD/MI meletakkan koordinat rumah siswa pada lintang -0,0000000000 dan bujur 0,0000000 sehingga terdapat sekumpulan siswa yang tinggal pada lokasi koordinat lintang dan bujur di luar wilayah Kota Makassar, seperti di Afrika dan Antartika,” ungkap Muhyiddin.

Dia menerangkan bahwa mereka menerima laporan dari PPDB Maklassar terkait titk koordinat yang di berikan tidak tepat lokasi rumah dari tempat pendaftaran calon siswa baru.

“Operator sekolah di TK/RA dan di SD/MI meletakkan koordinat rumah siswa di lokasi sekolah asal, sehingga terdapat sekumpulan siswa yang tinggal pada lokasi koordinat lintang dan bujur yang sama,” ujar dia.

Baca Juga : VIDEO: Pikap Diduga Ngebut Tabrak Toyota Agya di Pettarani Makassar, Dua Kendaraan Ringsek

Sejak awal sistem ini digunakan Muhyiddin mengatakan bahwa sering bermasalah seperti kegagalan akses dan sebagainya, Muhyiddin berharap kerjasama orang tua dengan pihak sekolah untuk memperhatikan sistem dengan baik, dan perkembangan sistem jalur zonasi kita serahkan kepada tim IT PPDB.

“Pada saat ini, perbaikan koordinat lintang dan bujur diserahkan secara mandiri kepada orang tua, sehingga orang tua calon pendaftar dapat menentukan dengan jelas letak lokasi rumahnya. Selanjutnya divalidasi oleh operator sekolah tempat mendaftar, dan disetujui oleh tim operator Dinas Pendidikan Kota Makassar,” ucap Muhyiddin.

Untuk jumlah pendaftaran jalur zonasi sekolah, Disdik Kota Makassar melaporkan hingga per tanggal 21 Juni 2022 pukul 13:00 WITA, total pendaftaran PPDB Makassar SD/SMP sebanyak 13.584 orang, dan sebagian diantaranya telah tervalidasi oleh sekolah berjumlah 6.101.

Baca Juga : AUHM Makassar Kembali Aktif, Tasbih Mursalin Diangkat Jadi Ketua Baru

“Kelambatan validasi banyak disebabkan oleh kehati-hatian operator sekolah dalam memberikan validasi terkait pengisian dan perubahan data sudah dilakukan pula secara mandiri oleh orang tua pendaftar,” tuturnya.

Muhyiddin mengatakan pihaknya telah mengimbau tim IT dan operator sekolah untuk mengantisipasi segala bentuk laporan orang tua terkait kendala PPDB SD/SMP. Dia juga mengingatkan kepada pihak tim IT dan operator sekolah bahwa masih banyak orang tua yang masih belum terlalu akrab dengan sistem jalur zonasi sehingga butuh pendampingan secara intensif dan penuh kesabaran.

“Kami sudah perintahkan tim IT dan operator untuk mengantisipasi kesalahan serta merespon cepat pengaduan orang tua siswa karena masih banyak orang tua mengadu terkait kurang pemahaman IT. Jadi saya minta kepada seluruh operator sekolah untuk membantu dan melayaninya,” tegas Muhyiddin.

Baca Juga : Makassar Siaga Cuaca Buruk

Sebagai informasi pendaftaran PPDB Makassar tingkat SD/SMP untuk penerimaan jalur zonasi dibuka sejak 20-24 Juni 2022. Selanjutnya akan disusul pengumuman pada 25 Juni, lalu pendaftaran ulang yang dijadwalkan 25-28 Juni 2022.

Pada hari pertama server PPDB sempat mengalami down hingga Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pamanto meminta manajemen pendaftaran PPDB Makassar 2022 diatur lebih baik lagi.

“Saya selalu sampaikan, manajemen yang harus diperbaiki. Karena kalau (pendaftar) serentak, biar server di mana juga jebol,” beber Danny.

Baca Juga : VIDEO: Kebakaran Hebat di Nusa Tamalanrea Indah Makassar, Satu Unit Rumah Ludes Terbakar

Wali Kota Makassar akan turut mendampingi dan mengawasi jalanya PPDB Makassar tingkat SD/SMP jalur zonasi.

“Itu insya Allah kita jaga ini. Masa ada orang tinggal di kelas titik koordinatnya, tidak masuk akal itu. Ini kita, ini yang saya konsen ini, menjaga itu. Jadi mengawasi tentang domisili itu,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Nanang Wijayanto
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan05 Juli 2026 22:05
Akhmad Ariesta Gemilang Terpilih Aklamasi Pimpin Himpunan Alumni IPB Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Himpunan Alumni IPB (HA IPB) Sulsel sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI di Gedung Theater FMIPA Lantai 12, ...
Hukum05 Juli 2026 21:33
Warga Gowa Adukan Pansus Hak Angket DPRD ke Komnas HAM dan Komnas Perempuan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Masnawi Muhiddin resmi melaporkan pelaksanaan Panitia Khusus (Pansus...
Hukum05 Juli 2026 21:32
Husniah Talenrang Laporkan 2 Saksi Hak Angket DPRD Gowa ke Mabes Polri atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bupati Kabupaten Gowa Husniah Talenrang, melaporkan dua saksi Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Gowa ke Mabes P...
Makassar05 Juli 2026 18:51
200 Golfer Ikut Turnamen Padivalley Golf Club, Perebutkan Hadiah Rumah dan Mobil MG
Infinity of Journey Golf Anniversary Tournament 2026 dalam rangka perayaan hari jadi ke-15 Padivalley Golf Club diikuti 200 golfer dari berbagai daera...