Logo Sulselsatu

Dukung Pertumbuhan Industri, PLN Komitmen Listriki KTT Smelter Sebesar 80 MVA di Bantaeng

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 29 Juli 2022 18:25

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) PLN UIW Sulselrabar bersama PT Dowstone Energy Material Indonesia untuk pasokan listrik dengan daya sebesar 80 Mega Volt Ampere (dokumen: PLN).
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) PLN UIW Sulselrabar bersama PT Dowstone Energy Material Indonesia untuk pasokan listrik dengan daya sebesar 80 Mega Volt Ampere (dokumen: PLN).

SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT PLN (Persero) kembali menunjukan kesiapannya dalam menyediakan pasokan listrik yang andal ke perusahaan pemurnian hasil tambang atau smelter.

Komitmen tersebut terwujud dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama PT Dowstone Energy Material Indonesia dengan daya sebesar 80 Mega Volt Ampere (MVA).

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar), Awaluddin Hafid mencatat, sebelumnya dalam area yang sama di Kabupaten Bantaeng, Sulsel, PLN telah memasok listrik ke PT Huadi Nickel Alloy Indonesia dengan total daya terpasang sebesar 220 MVA untuk 6 tungku pemurnian hasil tambang.

Baca Juga : Sambut Kemerdekaan, PLN Beri Diskon Besar untuk Layanan Tambah Daya Listrik

Tak hanya itu, Awaluddin menambahkan sebelumnya PLN telah menunjukan komitmennya dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan PT Huadi Nickel Alloy Indonesia dengan daya 90 MVA.

“Tambahan daya 90 MVA tersebut sedang dalam proses konstruksi dan kami optimis akan beroperasi dalam waktu dekat,” pungkas Awaluddin

Awaluddin mencatat, dengan terlaksananya kesepakatan tersebut dan daya eksisting yang telah terpasang total daya listrik yang akan dipasok kepada industri smelter dalam area tersebut adalah sebesar 390 MVA.

Baca Juga : Semarak PLN Mobile Run 2025 Warnai Pagi Makassar, Fatmawati Rusdi Lepas Ribuan Pelari

Lebih lanjut, Awaluddin menjelaskan jika PLN siap melengkapi kebutuhan sektor industri, khususnya industri smelter, dengan memberikan produk dan layanan yang inovatif dan ramah lingkungan seperti sertifikat EBT atau Renewable Energy Certificate (REC).

“Apalagi dalam sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan saat ini sebagai salah satu penyumbang energi hijau terbesar di Indonesia dengan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 38,8% di atas target rata-rata nasional,” kata Awaluddin.

“Smelter merupakan salah satu proyek strategis untuk mendukung hilirisasi mineral di Indonesia dan membutuhkan pasokan listrik yang besar, oleh karena itu PLN siap memenuhinya dengan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan harga yang kompetitif,” tutupnya.

Baca Juga : Terang yang Dinanti, Perjuangan Ismail Bachtiar Menjawab Aspirasi dari Pegunungan Sinjai

Dalam kesempatan yang sama, Direktur PT Dowstone Energy Material Indonesia, Jos Stefan Hidecky menyampaikan terima kasihnya atas dukungan pasokan listrik PLN.

“Sejak tahun 2018 kami mempercayakan pasokan listrik kepada PLN, tentunya akan semakin banyak tantangan tetapi kami percaya dan berterima kasih PLN dapat memberikan layanan yang baik dan tepat waktu,” ungkap Jos.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar21 Januari 2026 20:26
Hujan dan Angin Kencang, Wali Kota Munafri Imbau Warga Makassar Waspada
SULSELSATU.com MAKASSAR – Cuaca ekstrem berupa hujan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai angin kencang kembali melanda Kota Makassar d...
Makassar21 Januari 2026 17:57
Fencing Competition Season 3 di Mal Ratu Indah Hadirkan Atlet Muda dari Berbagai Kategori
Mal Ratu Indah (MaRI) kembali menjadi tuan rumah kegiatan olahraga melalui penyelenggaraan Fencing Competition Season 3 yang berlangsung pada 19–20 ...
Makassar21 Januari 2026 17:44
Perkuat Layanan SDM, Pelindo Regional 4 Gelar MCU Bagi Seluruh Pegawai
Membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing yang juga merupakan bagian dari Program Kerja Bidang Layanan SDM Tahun 2026, PT...
Pendidikan21 Januari 2026 17:35
Kalla Institute Wujudkan Ekosistem Kerja Inklusif, Terima Dua Peserta Magang Disabilitas
Dalam menyiapkan ekosistem kerja inklusif, Kalla Institute menerima dua peserta magang disabilitas melalui program Magang Disabilitas yang difasilitas...