Logo Sulselsatu

Cegah Peningkatan Stunting di Makassar, Fatmawati Rusdi Grebek Stunting di Puskesmas Kapasa

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 30 Juli 2022 17:53

Wawali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi lakukan grebek stunting di Puskesmas Kapasa Makassar (dokumen: ist).
Wawali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi lakukan grebek stunting di Puskesmas Kapasa Makassar (dokumen: ist).

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi, hadir dalam kegiatan Grebek Stunting di Puskesmas Kapasa, Jalan BTN TNI Angkatan Laut, Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, Sabtu (30/7/2022).

Fatma mengatakan, pemberantasan stunting atau gagal tumbuh akibat akumulasi kekurangan gizi pada anak bukan hanya tugas pemerintah saja, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat utamanya orang tua.

“Meskipun angka stunting di Makassar paling rendah se-Sulsel, tapi bukan berarti harus diam saja. Harus diberantas, Ini adalah PR (pekerjaan rumah) Pemkot dan PR kita semua, utamanya orang tua,” kata Fatmawati Rusdi.

Baca Juga : Surya Paloh Bangga NasDem Sulsel Miliki Kantor DPW Terbesar se-Indonesia

Program pemerintah saat ini salah satunya pemberantasan stunting, mulai dari pusat hingga kelurahan atau desa. Sebagai tahap awal, angka stunting harus ditekan hingga mencapai titik seminimal mungkin.

Ia juga meminta semua pihak untuk menaruh perhatian lebih terkait isu ini. Menurutnya, persoalan ini menyangkut masa depan generasi penerus bangsa.

“Terlalu jauh kita bicara kemajuan kota kalau anak-anak kekurangan gizi, tahun 2023 semoga kita bisa minimalisir. Orang tua saya minta kita pastikan kecukupan nutrisi anakta, tidak perlu mahal dan mewah asal bergizi,” jelas Fatmawati.

Baca Juga : Rakernas Perdana NasDem di Luar Jawa, Fatmawati: Kebanggaan untuk Sulsel

“Perhatikanki tumbuh kembangnya. Kalau pertumbuhan tidak sesuai dengan usianya, tapi ingat tidak serta merta anak yang pendek dibilang stunting. Ibu-ibu rajin ki ke puskesmas atau konsultasi ke penyuluh Tim Pendamping Keluarga,” lanjutnya.

Pemkot Makassar juga akan terus berupaya memaksimalkan edukasi, sosialisasi dan advokasi pemberantasan stunting, bahkan dimulai dari calon pengantin.

“Tim pendamping, ahli dari puskesmas selalu siap mendampingi bahkan proses edukasi soal stunting itu jalan sejak Calon Pengantin,” paparnya.

Baca Juga : Fatmawati Rusdi Tekankan Loyalitas dan Konsolidasi sebagai Kunci Kekuatan Politik NasDem

Kegiatan Grebek Stunting di Puskesmas diakhiri penyerahan paket makanan bergizi ke 14 balita stunting oleh Fatmawati Rusdi. Dia didampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Andi Irwan Bangsawan, Kepala Dinkes Nursaidah, Kepala DPPKB Chaidir, Camat Tamalanrea Andi Salman Baso dan Lurah Kapasa Raya Abu Bakar.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Nanang Wijayanto
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...