Logo Sulselsatu

Kepala DLH Dampingi Wawali Kota Makassar Terima Kunjungan CEO Entomo Terkait Pengembangan Budi Daya Magot

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 02 Agustus 2022 13:13

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Walikota Makassar, Fatmawati Rusdi, menerima kunjungan dari CEO Entomo, Ki Hwan Park, di ruang rapat Wakil Walikota, Balai Kota Makassar, Selasa (2/8/2022).

Pada pertemuan tersebut, turut hadir mendampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar, Aryati Puspasari Abadi, dan Ketua Yayasan Peduli Negeri, Saharuddin Ridwan.

Fatmawati menjelaskan pertemuan dengan Entomo membahas terkait budi daya maggot yang saat ini sementara berjalan di Bank Sampah Pusat (BSP) Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya.

Entomo adalah perusahaan asal Korea Selatan (Korsel) yang bergerak di bidang pengolahan sampah dan merupakan mitra Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk budi daya maggot di BSP Paccerakkang.

“Budi daya maggot ini saya lihat progresnya sangat bagus dan saya berharap ini tidak hanya di BSP Paccerakkang, tapi juga berkembang di bank sampah yang lain”, katanya.

Fatma berharap sebagai mitra pemerintah kota, Entomo bisa menambah hibah peralatan untuk pengembangan budi daya maggot di bank sampah lain yang ada di Makassar.

“Di Untia sudah melakukan budi daya maggot, tapi masih konvensional dan saya berharap ini bisa dikembangkan. Kita mau diskusi dulu bagaimana bisa mendapatkan hibah ini”, tuturnya.

Sementara, Kepala DLH Makassar Aryati Puspasari Abadi menyampaikan beberapa poin yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Salah satunya terkait rencana perpanjangan kerja sama dengan Entomo.

Saat ini kontrak kerja sama pemerintah kota dengan pihak Entomo sudah berakhir. Kerja sama tersebut hanya berlaku selama 15 bulan sejak ditanda tangani pada Juli 2019 lalu.

“Masa berlaku kontrak kita harus perpanjang, direvisi, dan dilakukan item-item penambahan yang memang dibutuhkan”, ujar Puspa.

“Khusus untuk perpanjangan kerja sama ini kami akan diskusikan secara internal dulu dan saya akan bahas dengan Kabag Kerja Sama, setelah kita dapat drafnya kita rapat dengan tim besar”, tuturnya.

Sebagai mitra pemerintah kota, pihak Entomo juga rutin melakukan monitoring dan evaluasi terkait progres budi daya maggot di BSP Pacerakkang.

“Mereka juga me-monitoring kinerja dari peralatan yang dihibahkan di BSP Pacerakkang,” ucapnya.

Menurut Puspa, budi daya maggot yang dilakukan di BSP Paccerakkang memiliki potensi pasar yang cukup besar di Korsel, baik itu pakan atau minyak esensial yang dihasilkan dari maggot.

“Berapa pun kapasitas produksi yang dihasilkan BSP Paccerakkang itu siap diserap oleh Entomo ataupun pasar di Korea Selatan”, tuturnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi25 September 2026 23:21
PINTU Perkenalkan VIP Private dan Perluas Akses Aset Tokenisasi
PT Pintu Kemana Saja (PINTU) memperkenalkan layanan Pintu VIP Private sekaligus memperluas akses investor Indonesia terhadap aset dunia nyata yang dit...
Ekonomi25 September 2026 21:02
OJK Dorong Inklusi Keuangan Petani Rumput Laut Lewat e-Seaweed, 200 Petani Telah Terdaftar
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) bersama International Labour Organization (ILO) dan sejum...
Bisnis25 September 2026 19:52
Kalla Aspal Perkuat Hubungan dengan Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional 2026
Kalla Aspal memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan mengunjungi beberapa pelanggan dan mitra khususnya di kota Manado, Sulawesi Utara, serta ...
Makassar25 September 2026 18:45
Yamaha GEAR ULTIMA Jadi Teman Piknik Keluarga di Makassar
Puluhan keluarga pengguna Yamaha GEAR ULTIMA berkumpul piknik bersama dalam acara ULTIMA FAMILY PICNIC di Makassar...