Logo Sulselsatu

Kantor Perwakilan DPD RI di Sulsel Buka Posko Pengaduan Skandal Jiwasraya

Asrul
Asrul

Kamis, 04 Agustus 2022 13:27

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) serius merespon skandal PT Jiwasraya yang menyebabkan jutaan nasabah jadi korban.

Sebagai bentuk keseriusan, DPD RI membentuk Panitia Khusus alias Pansus yang ditugaskan menggali lebih dalam dan menghimpun aduan dari masyarakat di seluruh Indonesia yang menjadi korban.

Pansus ini dipimpin oleh Ajiep Padindang senator asal Sulawesi Selatan, bersama sepuluh orang anggota DPD RI dari beberapa perwakilan komite.

Baca Juga : Ajiep Padindang Soroti Kondisi Politik Terkini, Sebut Ada Partai Tak Berani Usung Kader Sendiri

“Sejumlah korban asuransi Jiwasraya ini telah menyampaikan secara langsung ke pimpinan DPD RI. Dari berbagai penjelasan mereka, saya mencoba memprakarsai agar dibentuk Pansus, meski prosesnya tidak mudah, akhirnya terbentuklah,” kata Ajiep di Kantor Perwakilan DPD RI di Sulsel, Jalan Nuri, Makassar, Kamis (4/8/2022).

“Sebagai Ketua Pansus, saya mendorong agar kantor perwakilan DPD RI dijadikan posko pengaduan. Kita berharap bahwa masyarakat yang menjadi korban bisa menyampaikannya di kantor ini,” tambah Ajiep.

Ajiep menjelaskan meski pengaduan dibuka di kantor perwakilan, pihaknya juga tetap memberi ruang bagi para korban untuk melaporkan melalui media sosial ada website DPD RI yang telah disiapkan.

Baca Juga : Senator Asal Sulsel Ajiep Padindang Usulkan Pilkades Tak Lagi Dipilih Langsung

Ajiep mengatakan Pansus Jiwasraya DPD RI ingin melihat persoalan salah satu BUMN tersebut secara utuh, dia menjelaskan proses hukum yang berjalan hanya menyasar direksi.

“Ini kan yang diproses hukum hanya direksi, sementara pihak luar dalam hal ini pemilik atau pemerintah yang diwakilkan ke Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN tidak tersentuh. Padahal ada dugaan PT Jiwasraya ini sengaja dikolapskan,” ungkap mantan legislator DPRD Sulsel itu.

Senator bergelar Doktor itu menyebut PT Jiwasraya masih bisa diselamatkan, apalagi laporan Badan Pemeriksa Keuangan menyarankan agar diberi suntikan dana, namun hal itu tak dilakukan.

Baca Juga : Bidik Senayan, Caleg Golkar Ajiep Padindang Jadikan Gowa dan Makassar Basis Utama

Atas dasar itu, Pansus berpendapat ada upaya sistematis dari sejumlah pihak termasuk Kementerian BUMN agar Jiwasraya tak lagi beroperasi.

“Kami melihat ada upaya sistemik untuk mematikan Jiwasraya, artinya uang-uang yang selama ini bermasalah bisa hilang. Olehnya itu, kami Pansus juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, baik Kepolisian, Mahakamah Agung untuk turut membantu menuntaskan ini masalah,” jelasnya.

Pansus kata Ajiep menargetkan akan menyelesaikan tugasnya di Oktober 2022 ini.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...