Logo Sulselsatu

Asosiasi PKL Pasar Sentral Apresiasi Gerak Cepat Pemkot Makassar Atasi Dampak Kebakaran

Asrul
Asrul

Rabu, 28 Desember 2022 17:36

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Asosiasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Sentral Makassar menyebut, kebakaran yang terjadi di kawasan Pasar Sentral, Selasa malam (27/12/2022) merupakan kali ke-4 terjadi dalam kurung waktu beberapa tahun terakhir.

“Selama saya di sini menjadi pedagang, ini sudah kebakaran ke empat kalinya,” ungkap Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Makassar Hasniah, Rabu (28/12/2022).

Walau begitu, Hasniah mengungkapkan rasa syukur. Sebab, setiap kali terjadi kebakaran di Pasar Sentral, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar selalu hadir memberikan harapan.

Baca Juga : Appi Peringatkan Lurah di Makassar: Jangan Lebih Sibuk di Warkop daripada Layani Warga

Harapan yang diberikan Pemkot Makassar, lanjut Hasniah dengan menjanjikan pembangunan lapak baru pasca kebakaran. Lapak baru tersebut pun dipastikan Walikota Danny Pomanto rampung sebelum masuk Ramadan.

“Tidak ada yang tersisa, kami harus mencari modal lagi serta memulai untuk berutang tapi satu dua hari ini kita diundang untuk rapat oleh pak Walikota Makassar,” ungkap Hasniah.

Hasniah juga berharap tidak hanya pemerintah yang memberikan bantuan, tetapi masyarakat yang mampu secara ekonomi juga bisa menyumbang untuk kebutuhan pedagang korban kebakaran.

Baca Juga : Ribuan Kafilah Hadir, Appi Sebut MTQ VIII KORPRI Nasional Gerakkan Ekonomi Makassar

Para pedagang yang berjualan di emperan jalan kata Hasniah sangat ingin masuk ke dalam Gedung Pasar Sentral. Namun apa daya, mahalnya satu petak kios tidak mampu dibeli pedagang.

“Sebetulnya kami sangat senang dan gembira untuk menjual di dalam, tapi melihat ekonomi kita tidak memungkinkan, maklum kita pedagang kaki lima,” ucapnya.

Hasniah menceritakan peristiwa kebakaran yang menghanguskan lebih dari 100 kios di Pasar Sentral. Api pertama kali membakar bagian tengah wilayah blok B.

Baca Juga : MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka di Makassar, Hotel, Pasar hingga Kuliner Ikut Bergeliat

Masyarakat dibuat kewalahan untuk memadamkan si jago merah sebab api begitu cepat melahap barang-barang yang ada di dalam kios.

“Yang jelas tidak banyak pemadam kebakaran, saya lihat cuma tiga mobil. Di ujung sana tidak ada, kemudian setelah beberapa lama baru Damkar berdatangan,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...