Logo Sulselsatu

FEB-UNHAS Berikan Pelatihan Sustainability Company Profile di Kabupaten Takalar

Andi
Andi

Rabu, 28 Desember 2022 20:57

Pelatihan Sustainability Company Profile di Kabupaten Takalar. Ist
Pelatihan Sustainability Company Profile di Kabupaten Takalar. Ist

SULSELSATU.com, TAKALAR – Tim pengabdian masyarakat yang tergabung sebagai bagian dari PKM Program Hibah Internal Peningkatan Kinerja Utama (Hibah-KIPKU) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin mengadakan program pengabdian kepada masyarakat melalui Pelatihan dan Focus Group Discussion Peningkatan Kapasitas Penyusunan Sustainability Company Profile UMKM Berbasis GRI Standard di Kabupaten Takalar.

Tim pelaksana pengabdian ini terdiri atas Dr. Nadhirah Nagu, S.E., Ak, M. Si, CA, CSRS, CSRA sebagai ketua tim PKM, Dr. Mursalim, SE., M.Si, CRA., CRP., CWM, Dr. Anas Iswanto Anwar, S.E., MA., CWM, Dr. H. Amiruddin, S.E., M.Si., Ak., CA, Dr. Haeriah Hakim, SE.,M.Mktg. sebagai anggota dari unsur dosen, serta sejumlah mahasiswa dari berbagai jurusan di FEB-UNHAS.

Kegiatan ini dilaksanakan pada 25 Desember 2022 di Kantor Desa Bontoloe, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Pelatihan dan FGD dilaksanakan dengan melibatkan Kepala Desa, Aparat Desa, dan kelompok UMKM di Desa Bontoloe. Para mitra diberikan pelatihan mengenai Urgensi CSR dan Bisnis Berkelanjutan yang disampaikan oleh Dr. H. Amiruddin, S.E., M.Si., Ak., CA, Pengenalan Sustainability Report untuk UMKM oleh Dr. Haeriah Hakim, SE.,M.Mktg, dan Mari Menyusun Sustainability Report oleh Dr. Nadhirah Nagu, S.E., Ak, M. Si, CA, CSRS, CSRA. Seluruh peserta yang hadir sangat antusias, interaktif, dan aktif selama proses pelatihan dan FGD berlangsung. Di samping itu, sesi FGD juga didampingi langsung oleh unsur mahasiswa sehingga setiap pelaku UMKM dapat berdialog dan bertanya mengenai prosedur penyusunan sustainability company profile.

Kepala Desa Bontoloe, H. Amir Guliling, S.E., M.M., Dg. Tayang menyampaikan bahwa UMKM di Desa Bontoloe memiliki prospek yang cerah dan produktif namun masih memerlukan pengembangan dari segi permodalan dan literasi mengenai pelaporan berkelanjutan. Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa para pelaku usaha di Desa Bontoloe siap mengadopsi pelaporan berkelanjutan melalui penyusunan sustainability company profile agar dapat mendorong daya saing dan kualitas usaha para UMKM.

“Pelatihan ini akan berlangsung secara berkala hingga para pelaku UMKM dapat mandiri dalam menyusun pelaporan berkelanjutan. Kami juga menyadari bahwa kabupaten Takalar sebagai wilayah pesisir yang juga telah difasilitasi dengan pelabuhan walaupun masih pelabuhan sederhana maka kabupaten Takalar memiliki akses perdagangan regional, nasional bahkan internasional. Keunggulan geografis ini menjadikan Takalar sebagai alternatif terbaik untuk investasi atau penanaman modal, termasuk pengembangan UMKM khususnya bidang perdagangan dan perikanan,” ungkap Ketua Tim PKM, Nadhirah.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News05 November 2026 13:19
Pajak MBLB Overburden Pemkab Luwu Timur Dinilai Memberatkan Perusahaan Tambang
Langkah Pemerintah di sejumlah daerah yang gencar mengejar pemasukan tanpa memperhatikan keberlangsungan dunia usaha dan aturan perpajakan, menjadi so...
Pendidikan05 November 2026 11:11
YBM PLN Bantu Biaya Pendidikan 15 Mahasiswa Unismuh
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unism...
Metropolitan05 November 2026 10:23
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Hadirkan Pasar Murah Jangkau Kecamatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dalam menyemarakkan...
Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...