Logo Sulselsatu

Bangunan Romawi Bisa Berdiri Kokoh Sampai 2.000 Tahun, Ternyata Ini Rahasianya

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 11 Januari 2023 10:29

Bangunan Romawi yang bisa bertahan kokoh hingga 2.000 tahun (dokumen: istimewa)
Bangunan Romawi yang bisa bertahan kokoh hingga 2.000 tahun (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.com – Bangunan peninggalan Romawi masih bisa berdiri bahkan sampai 2.000 tahun. Sebut saja Pantheon dan Colosseum. Bangunan ini bertahan lintas milenium dengan kerusakan yang sangat sedikit.

Bahkan ilmuwan modern tidak bisa memahami sepenuhnya bagaimana konstruksi Romawi bisa bertahan lintas milenia. Namun penemuan terbaru mengungkap sedikit tabir tukang Romawi Kuno ini.

Penelitian oleh ilmuwan dari AS, Inggris, dan Swiss menganalisa bongkahan di situs arkeologi Privernum dekat Roma. Sampel beton tersebut dianalisa menggunakan raman spectroscopy dan energy dispersive spectroscopy (EDS).

Baca Juga : Siswa SMA Amerika Temukan Antibiotik Penghambat Sel Kanker di Kotoran Angsa

Mereka menemukan bahwa dahulu tukang Romawi menggunakan teknik khusus dalam membentuk adonan. Sebelumnya ada argumen bahwa kuncinya adalah adonan semen dengan campuran debu lava.

Menurut penemuan Admir Masic, seorang insinyur lingkungan di MIT, telah mempelajari beton Romawi kuno selama beberapa tahun. Namun, masih ada senyawa yang tidak bisa dijelaskan di campuran beton tersebut.

Senyawa tersebut adalah bahan berwarna putih yang disebut sebagai lime clasts yang sempat dikira adalah hasil adonan yang tidak bersih. Namun setelah diteliti, ternyata lime clast inilah yang membuat kokoh beton Romawi Kuno.

Baca Juga : Sarapan Jadi Salah Satu Kunci Agar Berumur Panjang

Lime clast ini terbuat dari kalsium karbonat, hanya terbentuk dalam temperature tinggi. Ilmuwan pada makalah yang terbit di jurnal Science Advance per 6 Januari 2023 tersebut menyebut prosesnya sebagai adonan panas, di mana semen dan bahan adonan beton dicampur dan temperatur tinggi.

“Manfaat pencampuran panas ada dua,” kata ujar Admir Masic, yang dikutip dari kumparan, Rabu, (11/1/2023).

“Pertama, ketika keseluruhan beton dipanaskan hingga suhu tinggi, hal itu memungkinkan proses kimiawi yang tidak mungkin terjadi jika Anda hanya menggunakan kapur mati, menghasilkan senyawa terkait suhu tinggi yang tidak akan terbentuk jika dilakukan tidak (dalam suhu tinggi),” lanjutnya.

Baca Juga : Penelitian di China Sebut AI Dapat Prediksi Gempa Bumi dengan Akurasi 70 Persen

Kedua, peningkatan suhu ini secara signifikan mengurangi waktu pengerasan karena semua reaksi dipercepat, memungkinkan konstruksi yang jauh lebih cepat.

Punya kemampuan menambal retakan

Salah satu penyebab mengapa beton Romawi tahan lama adalah kemampuan pemulihan otomatis.

Baca Juga : Perusahaan Milik Elon Musk Bakal Uji Coba Implan Otak untuk Pengobatan Penderita Autisme

Senyawa kalsium karbonat lime calst ketika terekspos dengan air akan terurai, yang mengisi celah retakan. Senyawa ini kemudian mengkristal dan mengikat satu sama lain, menyembunyikan retakan yang muncul.

Masic dan kolega menemukan bahwa adonan yang sama digunakan di konstruksi Romawi Kuno lainnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 Oktober 2026 09:40
Sinyal Bahaya di Balik Panggilan Tak Dikenal
Penipuan digital dapat menyusup ke aktivitas sehari-hari, mulai dari transaksi usaha kecil hingga panggilan telepon yang tampak biasa. Di tengah ancam...
Metropolitan17 Oktober 2026 23:02
Waspada Penipuan Mencatut Nama Anggota DPRD Makassar Muchlis A Misbah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Beredar akun WhatsApp yang mengatasnamakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar H Muchlis A Mi...
Sulsel17 Oktober 2026 20:36
OJK Sulselbar Edukasi Warga Bone, Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) memperkuat literasi keuangan masyarakat Kabupaten Bone untuk mendorong pe...
Bisnis17 Oktober 2026 19:31
Modest Fashion Week 2026 Hadir di Makassar, Metro Bidik Pasar Busana Muslim Indonesia Timur
Potensi pasar busana muslim di Makassar menjadi salah satu alasan Metro menghadirkan Modest Fashion Week 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sab...