Logo Sulselsatu

Yayasan Hadji Kalla Bekali Penerima Beasiswa Kalla dengan Motivasi dan Pengembangan Diri

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 27 Januari 2023 14:48

Yayasan Hadji Kalla gelar workshop motivasi dan pengembangan diri kepada penerima beasiswa Kalla (dokumen: istimewa)
Yayasan Hadji Kalla gelar workshop motivasi dan pengembangan diri kepada penerima beasiswa Kalla (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.com, MAKASSARYayasan Hadji Kalla (YHK) bersama Kalla Institute menggelar workshop bagi 87 penerima Beasiswa Kalla di Ruang Amphitheater Kalla Institute, Kamis (26/1/2023). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan program pengembangan diri kepada penerima beasiswa.

Mengusung tema “Be Brave and Be Brighter”, kegiatan ini dihadiri langsung Direktur Eksekutif Yayasan Hadji Kalla, Mohammad Zuhair dan Wakil Rektor 2 Kalla Institute, Syamsul Rijal. Pemateri yang dihadirkan berasal dari akademisi dan praktisi Kalla Institute, yakni Rahmat Syarif, Abdul Hakim, Syamril dan Hendarjat Hambali. Pembahasannya pun sangat menarik, mulai dari menerjang batas untuk menjadi cerdas, Develop Your Self, dan membangun jiwa mengabdi untuk masyarakat.

Direktur Eksekutif Yayasan Hadji Kalla Mohammad Zuhair mengungkapkan, workshop ini memberikan manfaat besar bagi proses pengembangan diri penerima beasiswa. Lewat program ini, para penerima beasiswa Kalla bisa mengasah kepekaan sosial mereka dengan lebih baik.

Baca Juga : Scholarship Hacks Kalla Institute, Kupas Tuntas Cara Lolos Beasiswa untuk Siswa SMA

“Selain memberikan motivasi, kami juga tentu ingin mengetahui kebutuhan apa saja serta kendala yang dihadapi dalam menjalani perkuliahan di pendidikan tinggi. Lalu, lewat program ini juga kita berharap bisa memberikan manfaat bagi penerima beasiswa dan kedepannya kepekaan sosial dari mahasiswa bisa lebih baik di masa yang akan datang,” ungkap Zuhair dalam sambutannya.

Salah satu pemateri, Abdul Hakim yang juga merupakan dosen Kalla Institute menjelaskan, mahasiswa yang berstatus sebagai penerima beasiswa Kalla, perlu menjadi lebih menonjol dibandingkan dengan mahasiswa biasanya, khususnya dalam hal menjadi agen perubahan. Mereka harus memiliki karakter yang lebih kuat.

“Mahasiswa harus bisa menunjukkan bahwa kalian bisa menjadi agen perubahan dan bisa membawa ide-ide cemerlang agar bisa membangun negeri, terutama membangun daerah di mana kalian berasal,” tuturnya.

Baca Juga : Pengembangan SDM Muda, Kolaborasi Perdana Yayasan Hadji Kalla dan Avamora

Sementara itu, salah seorang penerima beawsiswa Kalla dari Universitas Negeri Makassar, Aprilia, mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini. Workshop tersebut bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri, motivasi mengejar cita-cita serta mendorong mahasiswa menjadi agent of change di masa yang akan datang.

“Senang rasanya bisa ikut workshop ini. Kita bisa dapat pengalaman baru dan tentunya ilmu yang bermanfaat untuk masa depan. Terima kasih Yayasan Hadji Kalla yang telah menghadirkan acara ini untuk kami,” ujarnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...