Logo Sulselsatu

Setahun Invasi Ukraina, PBB Desak Rusia Tarik Pasukan Tanpa Syarat

Hendra
Hendra

Jumat, 24 Februari 2023 09:52

Invasi di Donbas sebelum diambil alih Rusia. (Foto: Ist)
Invasi di Donbas sebelum diambil alih Rusia. (Foto: Ist)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Setahun sudah invasi Rusia negara serumpunnya Ukraina. Invasi ini pun dikutuk Majelis Umum PBB melalui resolusi.

Resolusi ini didukung oleh 141 negara PBB dengan 32 negara abstain dan tujuh negara, termasuk Rusia, menolaknya.

Resolusi PBB ini menyerukan perdamaian sesegera mungkin. Resolusi ini menegaskan kembali dukungan untuk kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina, menolak klaim Rusia atas bagian-bagian wilayah Ukraina yang diduduki.

Baca Juga : Lima Tahun Mendorong Pemberdayaan Perempuan, Indosat dan UN Women Rilis Laporan SheHacks

Sebelumnya pada September tahun lalu, para anggota parlemen di Moskow memutuskan untuk secara ilegal mencaplok empat wilayah Ukraina.

Majelis Umum PBB juga menuntut “agar Federasi Rusia segera, sepenuhnya dan tanpa syarat menarik semua pasukan militernya dari wilayah Ukraina di dalam perbatasan yang diakui secara internasional” dan menyerukan penghentian permusuhan.

Resolusi Majelis Umum PBB ini tidak mengikat secara hukum tetapi memiliki bobot politik.

Baca Juga : Gugum Ridho Keponakan Menko Yusri Ihza Terpilih Ketum PBB di Muktamar Bali

Sementara resolusi itu didukung oleh mayoritas negara anggota PBB, namun beberapa negara memilih abstain dan menolak.

China, India, Iran, dan Afrika Selatan termasuk di antara 32 negara yang memilih abstain dalam voting Majelis Umum PBB di New York pada Kamis (23/2) waktu setempat.

Tujuh negara yang menolak adalah Rusia, Belarus, Korea Utara, Eritrea, Mali, Nikaragua dan Suriah.

Baca Juga : Kontras Geopolitik 2 Negara Adikuasa yang Seteru di Perang Rusia-Ukraina

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan voting tersebut “memperjelas bahwa Rusia harus mengakhiri agresi ilegal. Integritas teritorial Ukraina harus dipulihkan”.

“Satu tahun setelah Rusia meluncurkan invasi skala penuhnya, dukungan global untuk Ukraina tetap kuat,” tulisnya di Twitter.

(*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar10 Agustus 2026 06:49
Kebakaran di NIPAH PARK Padam Kurang dari 30 Menit, Mal Kembali Beroperasi Normal
Kebakaran terjadi di area NIPAH PARK Makassar pada Minggu malam (9/8/2026) saat operasional mal menjelang berakhir. Api berhasil dikendalikan dalam wa...
Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...