Logo Sulselsatu

Kemenparekraf Dukung Program Rembuk UMKM, Dorong PT Vale Jadi Akselerator UMKM

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 03 Maret 2023 18:02

Rembuk UMKM dalam rangka mendukung Kawasan Perdesaan Mandiri (dokumen: istimewa)
Rembuk UMKM dalam rangka mendukung Kawasan Perdesaan Mandiri (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.com, SOROWAKO – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) ikut berkolaborasi pada program Rembuk UMKM yang sebelumnya telah dijalankan oleh PT Vale bersama para mitranya.

Dalam kegiatan ini, Kemenparekraf juga memberikan motivasi dan pelatihan kepada kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan PT Vale. Kegiatan berlangsung Kamis (2/3/2023) di ruang serbaguna Otuno, Sorowako.

Ketua Pokja Desa Kreatif Kemenparekraf Romi Astuti mengatakan, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mampu menjadi akselerator untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Luwu Timur (Lutim). Terkhusus untuk mendorong lahirnya UMKM dengan produk dan brand sendiri.

Baca Juga : Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa

“Selama ini PT Vale sering melakukan pelatihan untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Lutim, tapi ini masih pada level UMKM. Saya percaya PT Vale mampu berkontribusi lebih dari itu, mengakselerasi kenaikan kelas pelaku UMKM menjadi sebuah perusahaan yang memiliki produk yang unggul sebagai sebuah brand sendiri,” kata Romi.

Mewujudkan itu, Kemenparekraf mengusulkan agar PT Vale menyusun strategi pengembangan kepada 104 pelaku UMKM binaannya, dimulai dengan memetakan pelaku UMKM yang sudah mandiri, menengah dan pemula. Menurutnya, pelaku UMKM yang sudah mandiri harus segera dibangunkan brand sendiri.

“Sementara, pelaku UMKM yang masih pada level menengah dan pemula, terus dilakukan pembinaan, agar bisa menjadi pelaku UMKM yang mandiri. Selain itu, PT Vale juga bisa membantu menyediakan alat pengemasan di Lutim, agar pelaku UMKM bisa menekan biaya pengemasan dan meningkatkan pendapatan,” katanya.

Baca Juga : Dua Warga Luwu TimurTerima Beasiswa S2 PT Vale

Salah satu pelaku UMKM Rosa Nurdianti yang sudah tiga tahun terdaftar sebagai pelaku UMKM binaan PT Vale merasakan manfaat yang besar setelah dibina oleh PT Vale. Dia menceritakan bahwa awal mula menggeluti dunia UMKM, sangat canggung dan tidak percaya diri untuk memasarkan produknya.

“Tetapi PT Vale hadir memberikan motivasi, mengajarkan cara-cara untuk memasarkan produk hingga memberikan pelatihan. Saya pun semakin percaya diri untuk terus membuat produk dan memasarkannya,” katanya mengenang.

Usaha Rosa terus berkembang hingga mencapai omset Rp20 juta per bulan saat ini, dengan dua orang karyawan yang mendukung produksinya. “Pendampingan PT Vale tidak hanya sampai di situ, PT Vale juga membantu mendaftarkan produk saya ke BPOM,” ujarnya.

Baca Juga : Pendapatan PT Vale Naik 27 Persen, Produksi Capai 18.341 Ton Nikel Matte

Direktur External PT Vale Indonesia Endra Kusuma mengatakan, kegiatan ini sesuai dengan tujuan dan nilai-nilai PT Vale, yaitu hadir untuk meningkatkan kualitas hidup dan membangun masa depan yang lebih baik, bersama.

“Salah satu tujuan dari program kami adalah kemandirian ekonomi. Tujuannya agar pada saat PT Vale sudah tidak ada, masyarakat sudah sejahtera atau mandiri. Karena kita tahu SDA akan habis, sementara SDM tidak akan habis, malahan akan tumbuh dan berkembang,” kata Endra.

Endra menyatakan, kontribusi pembangunan di Lutim saat ini masih ditopang oleh sektor pertambangan sebesar 44 persen, kemudian sektor pertanian 24 persen, dan terakhir UMKM. “Sehingga tantangan ke depannya adalah bagaimana agar pelaku UMKM bisa semakin bertambah, dan mendorong mereka agar bisa mandiri. Tentunya dengan pembinaan dan pendampingan yang terus kami lakukan,” ujarnya.

Baca Juga : PT Vale Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM Morowali

Endra menegaskan bahwa PT Vale akan terus membantu pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. Bukan hanya sekitar Lutim, akan tetapi sampai ke mancanegara.

“Salah satu mimpi saya adalah untuk memiliki stand di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, agar produk UMKM dari Lutim bisa dipamerkan di sana. Itu akan menjadi langkah besar agar produk UMKM dari Lutim bisa dikenal. Untuk mewujudkannya, kami sedang berupaya membangun kolaborasi bersama PT Angkasa Pura untuk mendapatkan satu tempat di Bandara Sultan Hasanuddin untuk memasarkan produk UMKM kita,” kata Endra.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Lifestyle02 November 2026 15:19
AHM Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Lewat Green Act Fest 2026
PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak generasi muda menerapkan gaya hidup berkelanjutan melalui Green Act Fest (GAF) 2026 di Warkopolim, Bogor, Sabtu (3...
Olahraga02 November 2026 15:02
SMAN 2 Raha Raih Juara Tiga AXIS Nation Cup 2026
Tim futsal SMAN 2 Raha, Sulawesi Tenggara, meraih juara ketiga kategori putra AXIS Nation Cup (ANC) 2026 setelah mengalahkan MAN 2 Samarinda dengan sk...
News02 November 2026 12:22
OJK Luncurkan PELITA Syariah, Libatkan Tokoh Agama Perluas Literasi Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Buku Panduan Literasi dan Referensi Dakwah Keuangan Syariah (PELITA Syariah) untuk memperluas edukasi keuanga...
Olahraga02 November 2026 11:55
The Lantis Tutup Fazzio Youth Festival 2026, Tiket Didonasikan ke YKAI
Konser grup musik The Lantis menjadi penutup rangkaian Fazzio Youth Festival 2026 di GOR Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sabtu (31/10/202...