Logo Sulselsatu

Tak Hanya Pendatang Baru, PKB Sulsel Juga Lakukan UKK ke Petahana

Asrul
Asrul

Sabtu, 29 April 2023 20:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPW PKB Sulsel memberi porsi yang sama kepada seluruh Bacalegnya yang akan bertarung di Pemilihan Legislatif tahun 2024 untuk DPRD Sulsel.

PKB tidak hanya ingin melihat komitmen Bacaleg pendatang baru, tetapi kepada sang petahana juga ingin diketahui seperti apa komitmennya saat menjabat sebagai anggota legislatif lewat Uji Kelayakan dan Kepatutan atau UKK.

“Uji kelayakan, kebutuhannya bukan sekadar prosedural belaka. Ini jauh lebih penting karena ingin mengolaborasi sejauh mana pemihakan komitmen teman-teman ketika sebelum menjadi anggota DPR dan setelah menjadi anggota DPR,” kata Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad di sela-sela kegiatan UKK di Kantor LPP PKB, Jalan Hertasning, Makassar, Sabtu (29/4/2023).

Baca Juga : Bangun Kampung PKB, Fauzi Wawo Siapkan Program Berbasis Pendidikan, Kesehatan, dan Ketahanan Pangan

“Yang kedua, Alhamdulillah dihampir semua Dapil ini kan di atas 100 persen caleg yang mendaftar. DPW PKB butuh parameter yang terukur, makanya tim panelis yang kita datangkan itu dari berbagai profesi. Ada akademisi, NGO. Ada dari bagian media sosial, NU, Muhammadiyah,” sambung Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel itu.

Azhar menyampaikan bahwa, UKK ini sangat dibutuhkan persepektif yang lumayan lengkap sebelum pihaknya menentukan apakah Bacaleg tersebut pantas menjadi representasi, ikut kontestasi pemilu di 2024.

“Pengalaman saya sebagai Ketua Fraksi, sangat dibutuhkan anggota DPR yang betul-betul paham. Bukan hanya punya visi tapi paham fungsi-fungsi sebagai representasi sebagai legislator, jadi saya berterima kasih kepada seluruh panelis eksternal dari berbagai kalangan,” tuturnya.

Baca Juga : Ketua DPC PKB se-Sulsel Resmi Ditetapkan, Struktur Lengkap Segera Disusun

Azhar menyebut, mengapa persepsi publik ke lembaga legislatif begitu buruk, salah satu yang menjadi penyebab karena proses rekruitmen dari awal yang tidak berjalan baik.

“Karena kita paham betul bahwa kenapa muncul sampai hari ini stigmatisasi atau persepsi publik terhadap rendahnya pemihakan anggota DPR, atau lemahnya komitmen kerakyatan, itu karena proses rekrutmennya. Itu tidak pernah terukur. Itu yang coba kita buka,” jelas Azhar.

“Untuk Petahana, saya kira tetap menjadi prioritas yang dapat slot. Cuman UKK ini tetap dibutuhkan Petahana ikut. Kita ini juga mau memastikan apakah selama ini dia bekerja sebagai anggota DPR itu representatif karena untuk menentukan nomor urut apakah kita kasi nomor satu, apakah kita kasi nomor 9, dan seterusnya. Kalau soal slot insya allah kita tetap kasih,” demikian Azhar.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan24 September 2026 21:01
Pengurus PATSI UMI Silaturahim dengan Kepala Kejati Sulsel, Bahas Pelantikan dan Hukum Konstruksi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Pengurus Pusat Persatuan Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (PATSI UMI) melakukan silaturahim dengan Kepala...
Hukum24 September 2026 20:56
Sidak Cibinong Jadi Alarm, HMI Cabang Makassar Desak Ombudsman Bongkar Dugaan Penyimpangan Lapas dan Rutan di Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Bidang Hukum dan HAM HMI Cabang Makassar, Syarif, mendesak Ombudsman Republik Indonesia untuk melakukan inspeksi me...
OPD24 September 2026 19:19
DPRD Sulsel Dorong Kontribusi PT Vale Diperjelas Lewat Perda
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPRD Sulawesi Selatan mendorong PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan daerah. Selain du...
News24 September 2026 19:13
Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi dengan Stakeholder Pelabuhan Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat sinergi dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan melalui kegiatan Sharing with Stakehold...