Logo Sulselsatu

Aisyah Tiar Arsyad Politisi Gerindra Berpeluang Wakili Kaum Perempuan di Senayan

Asrul
Asrul

Rabu, 24 Mei 2023 16:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilu 2024 mendatang akan diikuti setidaknya lebih dari tiga ribu perempuan. Salah satunya Aisyah Tiar Arsyad. Putri daerah Luwu Utara ini telah dua kali maju sebagai caleg DPR RI. Pemilu 2024 ia diprediksi bakal melanggeng duduk di senayan.

Kans anak dari pengusaha ternama, Arsyad Kasmar, ini diulas dalam diskusi ngobrol politik Komunitas Wartawan Politik Sulsel di Warkop Noltiga, Toddopuli, Makassar, Rabu (24/5/2023).

Aisyah maju sebagai caleg DPR RI Partai Gerindra di Dapil Sulsel III yang meliputi Kabupaten Enrekang, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Pinrang, Sidenreng Rappang, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Kota Palopo.

Baca Juga : Gerindra Sulsel Kukuhkan 500 Laskar, Perkuat Mesin Partai dari Desa hingga RT ‎

“Aisyah memiliki modal politik yang kuat. Ayahnya saja sudah memiliki basis 47 ribu suara di Luwu Utara. Tiga kali maju pilkada, suara Arsyad Kasmar selalu di atas 30 ribu. Apalagi sebagai caleg perempuan, Lutra memiliki riwayat dipimpin Bupati perempuan selama dua periode berturut-turut. Aisyah juga sudah mengantongi modal 28 ribu suara saat maju DPR RI di Pileg 2014,” kata akademisi Universitas Pancasakti, Sakral Wijaya Saputra.

Dia menambahkan, dengan membandingkan komposisi bakal calon legislator (bacaleg) Partai Gerindra dengan partai lainnya, Sakral cukup yakin Gerindra berpotensi mengantongi 2 kursi di Dapil Sulsel III.

Komposisi bacaleg Partai Gerindra di Dapil Sulsel III antara lain diisi petahana La Tinro La Tunrung, ditambah beberapa nama-nama baru seperti mantan Bupati Luwu Andi Muzakkar, istri Wabup Torut Damayanti Batti, pengusaha asal Papua Capt Andi Unru Baso Suli (Ubas), Ketua DPC Gerindra Pinrang Abdi Baramuli, dan tentu saja Aisyah.

Baca Juga : Darmawangsyah Muin Ingatkan Legislator Gerindra Tak Terlena Kursi DPR Saat Ini, Persiapan Pemilu Harus Dimulai

“Pemilih perempuan di Dapil Sulsel III jauh lebih besar dari pemilih lak-laki. Saat ini suara perempuan hanya diwakili Sarce Bandaso Tandiasik (PDIP) dan Eva Stefany Rataba (Nasdem). Dan mereka semua bukan putri asli daerah tanah Luwu, melainkan Toraja. Sehingga ruang Ibu Aisyah sangat terbuka,” ulas Sakral.

Sementara akademisi Universitas Negeri Makassar, Yasdin Yasir menilai Aisyah memiliki kapasitas intelektual untuk duduk sebagai legislator. Sebagai lulusan Universitas Gadjah Mada dan University of Groningen, Belanda, Aisyah merupakan dosen di Universitas Al-Azhar Indonesia dan Jimly School of Law and Government.

“Secara kapasitas intelektual, Aisyah eligible dalam melaksanakan tugas legislasi dengan baik sekira terpilih di 2024. Tapi untuk duduk tentu dibutuhkan strategi yang tepat juga. Aisyah harus bisa menunjukkan pada publik, faktor pembeda ia dengan caleg-caleg lainnya. Hal unik apa dari dirinya yang tidak dimiliki caleg lainnya!” tegas Yasdin.

Baca Juga : Darmawangsyah Muin Ajak Kader Gerindra Sulsel Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

Menurut mantan jurnalis politik salah satu koran nasional ini, faktor pembeda dengan caleg lainnya harus dapat dijabarkan dalam visi misi Aisyah. Keunikan tersebut dapat berupa memperjuangkan hak-hak perempuan, pemekaran Provinsi Luwu Raya, pembangunan infrastruktur yang mendesak, dan lainnya.

“Namun dalam memperjuangkan pemekaran Provinsi Luwu Raya perlu berhati-hati agar tidak kontra produktif. Mengingat tidak semua wilayah Dapil Sulsel 3 adalah tanah Luwu,” tambah Achmad Shabir yang juga akademisi Universitas Negeri Makassar.

Sebagai mantan redaktur halaman politik salah satu koran lokal di Sulsel, Achmad menyarankan Aisyah untuk memaksimal kanal media sosial, utamanya TikTok, dalam menyebarluaskan visi misi dan programnya.

Baca Juga : Rakorda Gerindra Sulsel, Andi Iwan Aras Targetkan Tambah Kursi dan Menangkan Prabowo Dua Periode

“Pengguna TikTok terbesar adalah perempuan, tentu kanal ini paling tepat digunakan untuk menyebarluaskan informasi program perjuangan Ibu Aisyah langsung dalam genggaman dan dapat diatur agar menyasar masyarakat berdasarkan preferensi tertentu. Apalagi akun Ibu Aisyah memiliki pengikut yang besar,” imbuh mantan Direktur Komunikasi PT. Indeks Politica Indonesia ini.

Terpisah, saat diwawancarai via panggilan video Whatsapp, Aisyah yakin berkat kolaborasi yang apik dari caleg Partai Gerindra, mengantongi dua kursi bukanlah hal yang mustahil.

Selain memperjuangan pemenuhan dan perlindungan hak-hak perempuan serta pembangunan infrastruktur mendesak seperti minimnya akses jalan di tanah Luwu, prioritas utama Aisyah adalah pemekaran Provinsi Luwu Raya.

Baca Juga : Gerindra Sulsel Gelar Rakorda 4 Agustus, Umumkan Penyegaran Pengurus di Tujuh Daerah

“Sebagai putri tanah Luwu, pembentukan Provinsi Luwu Raya adalah prioritas utama perjuangan saya,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...