Logo Sulselsatu

PT Vale Jadi Contoh PT Weda Bay Nickel Belajar Good Mining Practices

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 09 Agustus 2023 21:35

Rombongan PT Weda Bay Nickel saat datang melihat langsung area operasional PT Vale di Sorowako (Foto: Istimewa)
Rombongan PT Weda Bay Nickel saat datang melihat langsung area operasional PT Vale di Sorowako (Foto: Istimewa)

SULSELSATU.com, SOROWAKO – Perusahaan tambang nikel di Indonesia mulai menjadikan PT Vale Indonesia Tbk sebagai kiblat dalam pertambangan berkelanjutan, serta tolok ukur dalam keselamatan.

Mereka datang mengunjungi wilayah operasi PT Vale Indonesia. Tujuannya untuk melihat dan belajar langsung cara PT Vale menerapkan good mining practices.

Hal ini sejalan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo pada saat meresmikan Taman Kehati Sawerigading Wallacea. Presiden Jokowi menyatakan perusahaan tambang di Indonesia harus belajar mengenai pertambangan yang baik di PT Vale.

Baca Juga : Dari Air Limpasan Tambang ke Air Terolah, Menelusuri Peran LGS PT Vale

Berangkat dari pernyataan presiden tersebut, membuat PT Weda Bay Nickel (WBN) mengunjungi wilayah operasi PT Vale di Sorowako, pada 7-8 Agustus 2023.

Rombongan PT Weda Bay Nickel (WBN) dipimpin langsung Kepala Teknik Tambang (KTT) Iwan Kurniawan. Mereka diajak mengunjungi Danau Matano, Process Plant, Mining, reklamasi, Galeri UMKM dan Nursery.

Mendampingi rombongan ini di antaranya Manager Environment & Reclamation PT Vale Umar dan Senior Coordinator HSOR Department Energy & Logistic Sarianto Latief.

Baca Juga : PT Vale Integrasikan Pengelolaan Alam dan Inovasi Rendah Karbon untuk Perkuat Ketahanan Energi

Iwan Kurniawan mengaku sangat terkesan dengan penerapan good mining practices yang dilakukan PT Vale. Menurutnya, wajar jika presiden mengajak seluruh perusahaan tambang meniru praktik pertambangan yang dilakukan oleh PT Vale selama ini.

“Saya sudah 33 tahun bekerja di perusahan pertambangan, berganti-ganti perusahaan dan baru kali ini saya melihat perusahaan tambang yang sangat bagus dalam pengelolaan lingkungan, tata kelola dan sosial,” kata Iwan.

Iwan menambahkan, Kementerian ESDM meminta seluruh perusahaan pertambangan memiliki Nursery dan menerapkan good mining practices khususnya pada aspek lingkungan, seperti yang telah dijalankan oleh PT Vale selama ini.

Baca Juga : Program Pangan dan Kemaritiman PT Vale Raih Dua Gold Awards InTechSEA 2026

“Hal itu yang membawa kami berkunjung ke PT Vale untuk melihat secara langsung dan bisa meniru hal-hal positif yang dilakukan PT Vale,” jelasnya.

Menurutnya, PT Vale telah membuktikan bahwa perusahaan pertambangan tidak hanya menghasilkan bijih nikel tetapi melakukan pertambangan dengan cara yang baik, memperhatikan keselamatan dan kesehatan karyawan, menjaga lingkungan dan sosial.

“Sehingga sangat pantas jika PT Vale menjadi contoh pertambangan nikel di Indonesia yang sudah menerapkan good mining practices,” katanya.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Mitigasi Karhutla di Seluruh Wilayah Konsesi

Dia mengakui banyak mendapatkan masukan atau pembelajaran mengenai good mining practices termasuk pengelolaan CSR untuk masyarakat dan pembuatan Nursery.

“Untuk itu, saya akan mengutus beberapa tim untuk melakukan kunjungan yang lebih spesifik, misalnya khusus pada bagian lingkungan atau CSR, agar tim tersebut bisa belajar langsung mengenai pengelolaan lingkungan atau pengelolaan CSR dengan baik. Kami berharap bisa meniru apa yang dilakukan oleh PT Vale,” ujar Iwan.

“Saya ingin gambarkan PT Vale bagaikan melihat sebuah candi di Bali. Ttidak besar, tetapi tertata rapi dan indah., Iitu kesan yang bisa diekspresikan tentang PT Vale,” tambahnya.

Baca Juga : PT Vale Tekankan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Fondasi Keberlanjutan

Director Environment and Permit Management Zainuddin menjelaskan, PT Vale sangat terbuka menerima kunjungan dari perusahaan tambang di Indonesia.

Adanya kunjungan dari PT Weda Bay Nickel kata Zainuddin, PT Vale bisa mengampanyekan tentang sustainable mining dan mengajak perusahan tambang di Indonesia untuk berkomitmen menjaga lingkungan.

“Kami berharap penerapan good mining practices yang sudah berjalan sejak lama bisa diterapkan pula perusahaan tambang lainnya di Indonesia, karena bagi perseroan penting menerapkan pertambangan berkelanjutan unyuk masa depan bersama,” jelasnya.

Dia menambahkan, praktik pertambangan yang dijalankan PT Vale senantiasa merujuk pada tiga indicator, yakni Environmental, Social and Governance (ESG).

Pada kesempatan kunjungan PT Weda Bay Nickel, ada improvement yang bisa dijadikan salah satu acuan dalam memanfaatkan limba slag.

“Slag di PT Weda Bay diubah menjadi batu bata dan dihibahkan kepada masyarakat untuk dimanfaatkan, dan itu masukan yang positif,” imbuhnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....
News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...