Logo Sulselsatu

DJP Sulselbartra Sudah Kantongi 56,68 Persen dari Target Pajak, Penyumbang Terbesar Adalah PPh

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 16 Agustus 2023 15:26

Konferensi Pers kinerja APBN Anging Mammiri di GKN Kota Makassar (Foto: Sri Wahyu Diastuti/Sulselsatu.com)
Konferensi Pers kinerja APBN Anging Mammiri di GKN Kota Makassar (Foto: Sri Wahyu Diastuti/Sulselsatu.com)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Selama tujuh bulan berjalan 2023 ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulselbartra sudah berhasil mengantongi pajak 56,68 persen dari target untuk SULSEL. Angkanya mencapai Rp7,02 triliun.

Tahun ini, target penerimaan pajak Sulsel sebesar Rp12,83 triliun. Realisasi pajak Rp7,02 triliun paling banyak berasal dari dari PPh. Kontribusinya mencapai Rp3,86 Triliun.

Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan Kanwil DJP Sulselbartra Soebagio mengatakan, sementara untuk pajak lainnya yaitu PPN dan PPnBM mengalami pertumbuhan yang cukup siginifikan.

Baca Juga : Komitmen Kepatuhan Pajak, KALLA Sambut Baik PMK No.71 2026

“Nominalnya sebesar 28,7 persen dengan realisasi sebesar Rp3,06 triliun dari target Rp5,81 triliun,” jelas Soebagio, Selasa (15/8/2023).

Soebagio menjelaskan, peningkatan penerimaan pajak PPN ini disebabkan oleh efek pertumbuhan ekonomi yang semakin baik. Peningkatan harga komiditas dan penyesuaian Tarif PPN 11 persen.

Selanjutnya, PPh 21 meningkat seiring dengan meningkatnya penerimaan masa (Upah dan Gaji) dari wajib pajak sektor jasa keuangan utamanya perbankan. Kinerja PPh Badan yang tumbuh baik sebesar 9,7 persen ditopang oleh tingginya penerimaan dari setoran masa sektor perdagangan dan pertambangan.

Baca Juga : Perum Jasa Tirta I Perkuat Pengelolaan Sumber Daya Air di Sulsel

“Untuk PPh Final tumbuh negatif yang cukup besar yaitu –67,4 persen. Ini karena tidak ada lagi penerimaan yang bersumber pada Program Pengungkapan Sukarela (PPS),” ujar Soebagio saat siaran pers di Gedung Keuangan.

Kemudian untuk Pajak daerah yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih didominasi oleh pajak daerah. Kinerja pajak daerah 2023 masih tumbuh lebih tinggi dibanding tahun lalu. Pajak daerah tumbuh 10,56 persen yang ditopang oleh kinerja pajak non konsumtif.

Kinerja Pajak non konsumtif terbesar masih berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Berhasil mengumpulkan penerimaan sebesar Rp883,87 miliar.

Baca Juga : MDA Kembali Raih Penghargaan Kepatuhan Pajak dari Pemkab Luwu

Selanjutnya, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp613,46 miliar, pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar Rp525,22 miliar, dan pajak Penerangan Jalan sebesar Rp377,60 Miliar.

“Untuk kinerja pajak konsumtif terbesar berasal dari pajak rokok sebesar Rp443,20 miliar, kemudian disusul dengan pajak restoran sebesar Rp176,26 miliar, pajak air permukaan sebesar Rp100,55 miliar, dan pajak hotel sebesar Rp74,05 Miliar,” kata Soebagio.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...