Logo Sulselsatu

Memberi Tip di Korea Selatan Dianggap Tidak Sopan, Menjadi Bentuk Penghinaan

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 02 Oktober 2023 21:32

Memberi tip bagi pekerja di Korea Selatan dianggap sebagai bentuk penghinaan. Foto: Internet
Memberi tip bagi pekerja di Korea Selatan dianggap sebagai bentuk penghinaan. Foto: Internet

SULSELSATU.comTip di Korea Selatan dianggap sebagai bentuk penghinaan. Pekerja yang diberi tip dinilai membutuhkan belas kasihan.

Seorang guru paruh waktu di Seoul Kim Hyun-Jung mengatakan, memberi uang kepada seseorang mungkin membuat pemberi seperti melihat bahwa orang itu tidak punya uang.

“Hal itu dapat menimbulkan rasa empati dan orang tersebut mungkin berpikir bahwa Anda mengasihani mereka atau bahkan merasa Anda tidak menghargai mereka,” katanya dikutip dari detikcom, Senin (2/10/2023).

Baca Juga : Hadiri Festival Indonesia 2024 di Korea Selatan, BRI Sediakan Layanan Keuangan ke Diaspora dan Pekerja Migran Indonesia

Dilansir dari detikcom, pemberian tip juga memunculkan kekhawatiran untuk melakukan ‘gapjil’ kata dalam bahasa Korea yang berarti eksploitasi terhadap pekerja.

Kondisi ketika para staf sudah menerima tip, bos mereka tidak perlu lagi bermurah hati dalam memberikan upah minimum yang telah ditetapkan dalam undang-undang.

Sementara itu, Park Yeong-seon, seorang mahasiswa ekonomi di Universitas Perempuan Seoul juga sangat menentang pemberian tip ini menjadi hal yang biasa di Korea Selatan.

Baca Juga : Kim Jong Un Perintahkan Angkatan Bersenjata Miliknya Musnahkan Korea Selatan

Ia meyakini tradisi ini tidak akan pernah populer. Dia menambahkan bahwa “budaya” memberikan tip ini secara luas mampu “menghancurkan budaya dan ekonomi Korea”.

“Warga Korea sebagian besar berorientasi pada orang lain dan sering membandingkan diri mereka dengan orang lain,” katanya kepada DW.

“Mereka tidak suka jika orang lain meremehkan mereka. Saya dulu bekerja paruh waktu di sebuah toko daging dan menerima tip dari pria yang lebih tua. Uang tip itu … membuat saya merasa tidak enak karena saya merasa mendapatkan simpati.”

Baca Juga : Wali Kota Makassar Danny Pomanto Jajaki Kerja Sama Smart Street Lighting Project

Orang Korea juga menganggap keadilan sebagai nilai yang penting, tambah Park.

Nilai itu berarti seseorang harus menerima upah yang adil untuk pekerjaan yang adil, di mana hal ini akan terdistorsi jika pemberian tip menjadi lumrah.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar03 September 2026 10:06
UNM dan Disdik Makassar Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Guru melalui Literasi Digital, AI, dan Pengembangan Media Pembelajaran Muatan Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pusat Kurikulum dan Inovasi Pembelajaran LPMP2 UNM Bekerjasama Dinas Pendidikan Kota Makassar mewadahi Workshop Terpa...
Video02 September 2026 21:42
VIDEO: Destry Damayanti Dilantik Jadi Gubernur Bank Indonesia, Masa Jabatan 5 Tahun
SULSELSATU.com – Pelantikan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia pada Rabu, 2 September 2026. Menggantikan Perry Warjiyo yang mengun...
Hukum02 September 2026 19:41
Sidang Dugaan Penganiayaan di PN Sungguminasa Ditunda, LBH Anak Rakyat Sebut Saksi Mangkir
SULSELSATU.com, GOWA – Sidang perkara dugaan tindak pidana penganiayaan yang melibatkan Tenriani sebagai terduga pelaku di Pengadilan Negeri (...
Bisnis02 September 2026 19:08
Dibina Rewako, Raja Madu Sulawesi Kini Tembus Pasar Global
Pendapatan yang meningkat 50 persen, tenaga kerja bertambah, hingga produk menembus pasar internasional menjadi gambaran bagaimana pembinaan dapat men...