Logo Sulselsatu

Dinkes Makassar Habiskan Rp14,1 Miliar Untuk Pengadaan 47 Unit Mobil Dottoro’ta

Asrul
Asrul

Selasa, 10 Oktober 2023 20:09

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebanyak 47 unit mobil Homecare Dottoro’ta type Wulling Air Ev yang ramah lingkungan dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk setiap Puskesmas.

Untuk satu unit mobil Homecare Dottoro’ta Dinas Kesehatan Kota Makassar mengeluarkan anggaran Rp300 juta, sehingga total anggaran yang disiapkan Dinkes Makassar untuk pengadaan 47 unit mobil tersebut sebanyak Rp14,1 miliar.

Meski tidak merinci secara pasti, Kepala Dinas Kesehatan Makassar Nursaidah Sirajuddin menyebut, untuk satu unit mobil Dottoro’ta berada dikisaran Rp 300 juta sudah termasuk peralatan medisnya.

Baca Juga : KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi

“Kurang lebih Rp300 juta itu sudah termasuk modifikasi di dalamnya. Kami terima beres dari pihak Wuling,” ungkap Nursaidah, Selasa (10/10/2023).

Selain itu, Nursaidah juga mengatakan, dari data tahun 2015 sampai sekarang pemanfaatan homecare sangat diapresiasi oleh masyarakat kota Makassar.

Dirinya juga menjelaskan semua masyarakat yang ada di 153 kelurahan sudah tersentuh layanan kesehatan yang tidak mampu datang ke Puskesmas dikarenakan penyakitnya.

Baca Juga : Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua

“Ini merupakan upaya Pemkot untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan di Kota Makassar,” ungkap Nursaidah.

Mobil pelayanan Dottoro’ta ini bisa menempuh jarak 200 Km dengan sekali pengecasan selama delapan jam.

Selain itu, setiap puskesmas sudah memiliki standing cas untuk pengisian ulang baterai mobil pelayanan tersebut.

Baca Juga : Pemkot Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026

“Sudah ada 45 Puskesmas memiliki standing cas, duanya itu ada di pulau yang listriknya belum bisa,” ujar Nursaidah.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, untuk mendapatkan pelayanan Mobil Homecare Dottoro’ta bisa melalui telpon dengan nomor 112 yang akan beroprasi selama 24 jam secara gratis.

“Telpon 112, 24 jam. Gratis karena 112 disitu ada masalah kesehatan, masalah apa saja penyelamatan ya, misalnya ada tiang listrik yang jatuh atau sebagainya,” ujar Danny Pomanto.

Baca Juga : Pemkot Makassar Siapkan Beasiswa Siswa Kurang Mampu SD dan SMP

Sementara itu, mobil Dottorota yang lama akan diperbantukan di semua Puskesmas untuk membackup.

“Membackup, karena peralatannya masih ada di dalam tetap kalau ada apa apa,” pungkas Danny Pomanto.

Aplikasi Dottoro’ta dapat diakses melalui website https://dottorota.makassarkota.go.id/ untuk berkonsultasi langsung dengan dokter di 47 Puskesmas.

Baca Juga : Wali Kota Appi Minta Guru Mahir Koding dan AI, Siapkan Generasi Unggul

Hadirnya pelayanan ini merupakan upaya Pemkot Makassar dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Makassar yang lebih responsif dan optimal.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...