Logo Sulselsatu

Prof Basri Modding Bantah Lakukan Korupsi: Ini Fitnah Keji

Asrul
Asrul

Rabu, 11 Oktober 2023 18:54

Rektor UMI (nonaktif) Prof Basri Modding membantah melakukan penyelewengan dana proyek. Foto/Sulselsatu
Rektor UMI (nonaktif) Prof Basri Modding membantah melakukan penyelewengan dana proyek. Foto/Sulselsatu

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perseteruang petinggi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar buntut pencopotan Rektor Prof Basri Modding dan mengangkat Plt Prof Sufirman Rahman.

Plt Rektor UMI Prof Sufirman Rahman mengatakan Yayasan melakukan tindakan tegas dengan menonaktifkan Prof Basri karena diduga melakukan penyelewengan anggaran proyek.

Merespon itu, Prof Basri Modding menjawab tudingan pengembalian dana penyelewengan senilai Rp 28 miliar lebih. Basri mengatakan uang tersebut merupakan dana proyek yang disetor ke rekening yayasan setelah rekening proyek ditutup.

Baca Juga : VIDEO: Usai Dilantik, Plt Rektor UMI Prof Sufirman Keliling Fakultas Lakukan Konsolidasi Internal

“Seperti yang beredar di media itu pengembalian Rp 28 miliar. Itu bukan pengembalian. Ini yang perlu diketahui,” ujar Basri Modding saat konferensi pers di ruangannya di Gedung Rektorat UMI Makassar, Selasa (11/10/2023).

Basri mengakui telah menyetor uang Rp 28 miliar ke rekening Yayasan Wakaf UMI. Namun dia menegaskan bahwa uang tersebut bukan pengembalian terkait penyelewengan dana melainkan uang proyek yang disetor ke rekening yayasan.

“Tetapi karena ada rapat yayasan bahwa rekening proyek yang ada sebaiknya dileburkan, dimasukkan kembali ke rekening yayasan. Jadi bukan pengembalian dana, ini perlu saya luruskan, tidak ada pengembalian dana,” katanya.

Baca Juga : Prof Basri Modding Ancam Duduki Menara UMI Hingga Ada Kepastian Hukum

Di sisi lain, Basri menyebut rekening proyek yang ada selama ini sangat membantu untuk pencairan dana lebih cepat. Rekening proyek yang selama ini dipakai tempat transit dana setelah cair.

“Karena kalau ada rekening proyek menurut pimpro (pimpinan proyek) itu lebih memudahkan, lebih cepat dari pada diproses dari awal, berminggu-minggu baru cair, tapi kalau ini (rekening proyek) langsung diambilkan di rekening proyek,” dalih Basri.

Belakangan rapat pengurus yayasan tidak lagi mengizinkan adanya rekening proyek maka rekening itu terpaksa ditutup. Isinya pun dimasukkan ke rekening Yayasan Wakaf UMI.

Baca Juga : VIDEO: Penjelasan Prof Basri Modding Soal Dualisme Kepemimpinan UMI Makassar

“Menurut hasil rapat pengurus (yayasan) tidak boleh ada rekening (proyek), tutup (yang rekening proyek) dimasukkan (dana) ke rekening yayasan,” ujarnya.

Dia pun menyayangkan pihak yang memelintir isu ini yang menyebut pengembalian dana hasil korupsi. Dia kembali menegaskan bahwa uang Rp 28,5 miliar itu bukan hasil korupsi.

“Dipelintirkan bahwa itu pengembalian dana korupsi, Astagfirullahaladzim, berdosa dan Insha Allah dilaknat oleh Allah. Bahaya itu, jadi saya luruskan bahwa itu tidak benar. Saya tidak takut sama manusia, saya takut sama Allah saja. Ini fitnah yang sangat keji,” katanya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis21 Januari 2026 12:15
Kebut Hadiah BombasTri Bagi Hadiah Bagi Pelanggan Seluruh Indonesia
– Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri kembali menghadirkan program Kebut Hadiah BombasTri bagi pelanggan setia. ...
Sulsel21 Januari 2026 10:41
Hari Bakti Imigrasi ke-76, Tasming Hamid Tekankan Pelayanan dan Kedaulatan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhakti Imigrasi ke-76 kepada seluruh jajaran Imig...
News20 Januari 2026 21:15
Update Proyek dan Hilirisasi dalam RDP DPR KomisI XII, PT Vale Indonesia Jelaskan Kepatuhan dan Kepastian Operasional
Perusahaan pertambangan nikel berkelanjutan, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menghadiri undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI...
Video20 Januari 2026 21:07
VIDEO: Aksi Cepat Warga Kolaka Timur, Dobrak Pintu Kos Demi Bantu Tetangganya
SULSELSATU.com – Kepedulian warga di Kabupaten Kolaka Timur patut diapresiasi. Sejumlah warga terpaksa mendobrak pintu sebuah kamar kos setelah mera...