Logo Sulselsatu

Tidak Terima Difitnah, Ketua DPC Hanura Jeneponto Lapor Polisi

Dedy
Dedy

Senin, 23 Oktober 2023 18:41

Ketua DPC Partai Hanura, Jeneponto, Andi Mappatunru saat diwawancara di SPKT Polres Jeneponto, Senin (23/10/2023. (Dedi/sulselsatu)
Ketua DPC Partai Hanura, Jeneponto, Andi Mappatunru saat diwawancara di SPKT Polres Jeneponto, Senin (23/10/2023. (Dedi/sulselsatu)

SULSELSATU.com,JENEPONTO – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura, Jeneponto, Andi Mappatunru melapor ke Polres Jeneponto.

Dia melaporkan anggota DPRD Jeneponto, Didis Suryadi bersama pengacaranya atas dugaan pencemaran nama baik.

“Benar hari ini kita resmi melaporkan Didis Suryadi bersama dengan pengacaranya,”ujar Andi Mappatunru kepada awak media ditemui di SPKT Polres Jeneponto, Senin (23/10/2023).

Andi Mappatunru mengaku tak terima dirinya difitnah atas gugatan Didis dan pengacaranya ke Pengadilan Negeri Jeneponto terkait proses pergantian antar waktu (PAW).

“Dia menuduh saya sebagai orang yang melakukan perbuatan melawan hukum atas proses PAW,”katanya.

Padahal kata dia, proses PAW ini berproses setelah Didis memasukkan surat pengunduran dirinya ke partai Hanura kemudian mencalonkan diri Sebagai bacaleg melalui partai Nasdem.

“Pada tgl 29 September 2023 saudara Didis mengajukan diri kepada partai Hanura untuk mengundurkan diri sebagai anggota partai Hanura sekaligus pengurus karena dia mencaleg di partai Nasdem, sebab partai Nasdem tidak boleh memasukkan dia sebagai caleg kalau tidak ada surat pengunduran dirinya”katanya.

Dengan dasar itu, Andi Mappatunru mengaku menindaklanjuti surat pengunduran diri tersebut ke DPD Partai Hanura Sulawesi Selatan dan DPP.

“Namun tiba tiba muncul gugatan bahwa ke Pengadilan Negeri Jeneponto bahwa saya melawan hukum. Oleh karena itu saya hari ini resmi melaporkan Didis bersama 3 orang Pengacaranya,”katanya.

Kasat Reskrim reskrim polres Jeneponto, AKP Supriadi Anwar yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan ketua DPC Hanura Jeneponto.

“Iya (benar melapor red) terkait pencemaran nama baik,”singkatnya dibalik pesan WhatsApp.

Sementara Didis Suryadi yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan telah mengajukan gugatan ke PN Jeneponto.

“Memang saya sementara mengajukan upaya hukum di PN Jeneponto, terkait Proses PAW ku,”katanya.

“Mengenai Laporan Mappatunru, terkait dugaan pencemaran nama baik, sampai hari ini saya belum terima undangan klarifikasi dari Polres Jeneponto. Adapun hal lain saya sebagai warga negara yang baik ketika dimintai klarifikasi bakalan menghadiri panggilan tersebut,”tambahnya.

Penulis: Dedi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum05 November 2026 23:08
Dikawal LBH Anak Rakyat, Santunan Rp150 Juta Ahli Waris Awak Kapal Tuntas Dibayar
SULSELSATU, MAKASSAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Rakyat sukses mengawal pemenuhan santunan sebesar Rp150 juta kepada ahli waris almarhum ...
Politik05 November 2026 21:18
Bedah Pemikiran Tjokroaminoto dan Ali Shari’ati, PKB Rumuskan Sosialisme ala Indonesia
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai mengkaji konsep sosialisme Islam sebagai salah satu gagasan untuk membangun sistem ...
Bisnis05 November 2026 19:45
Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan Toyota
Kalla Transport & Logistics meraih tiga penghargaan dalam ajang Facing Depot Annual Meeting & Logistic Partner Annual Meeting 2026 yang disele...
Ekonomi05 November 2026 19:01
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan tiga pedoman produk perbankan syariah untuk memperkuat pembiayaan sektor riil, termasuk kebutuhan usaha dan r...