Logo Sulselsatu

Kepada Dewan Pendidikan Bone, Pj Gubernur Bahtiar Tekankan Jangan Ada Lagi Anak Putus Sekolah

Asrul
Asrul

Rabu, 15 November 2023 17:08

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menerima audiensi Pengurus Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Bone, di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa, 14 November 2023. Dalam pertemuan yang berlangsung hampir dua jam tersebut, Bahtiar menekankan agar jangan ada lagi anak putus sekolah, khususnya di Kabupaten Bone.

Dewan Pendidikan melaporkan tugas sebagai lembaga mandiri yang dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana, dan prasarana serta pengawasan pendidikan.

Persoalan yang disampaikan antara lain terkait kualitas tenaga pendidik, ruang belajar, implementasi Kurikulum Merdeka, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih stagnan di urutan 23 dari 24 kabupaten/kota, serta jumlah anak tidak sekolah yang masih tinggi, walaupun telah mengalami penurunan jumlah signifikan.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

“Negara harus betul-betul hadir menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat, sehingga jangan lagi ada anak putus sekolah,” kata Bahtiar.

Sementara, Wakil Ketua Dewan Pendidikan Bone, Muhammad Jafar, mengungkapkan, dunia pendidikan di Bone saat ini masih sangat membutuhkan pembinaan, langkah-langkah konrit secara nyata. Termasuk anak tidak sekolah, yang jumlahnya mencapai 48 ribu anak.

“Anak tidak sekolah ini terbagi dua, ada yang pernah sekolah dan tidak. Itu banyak di daerah terpencil dan itu sudah menjadi tantangan buat kami semua, termasuk Dinas Pendidikan Bone, yang merupakan mitra kami,” kata Jafar.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Persoalan lainnya, ungkap Jafar, ada banyak sekolah SD yang hanya memiliki satu guru dengan status Pegawai Negeri. Selebihnya, guru honorer dengan gaji kecil, yang menjadi salah satu faktor rendahnya mutu pendidikan di Bone.

Anggota Dewan Pendidikan Bone Lainnya, Mastiawati, menambahkan, di Kampung Bajo, Kecamatan Tanete Riattang Timur, berjarak 6 Km dari daerah pelabuhan utama atau masih masuk kawasan kota, angka anak tidak sekolah tinggi.

“Untuk Suku Bajo, angka putus sekolah tinggi dan tingkat pendidikan rendah. Maka kami masuk, kami punya kelas jauh PKBM atau Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat sekalian juga dengan sekolah alam. Di sana kami ajari membaca,” ujarnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...