Logo Sulselsatu

Ikut UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023, ‘Pancal Bike’ Berharap Bisa Perluas Pasar

Asrul
Asrul

Rabu, 13 Desember 2023 19:24

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Upaya BRI dalam memberdayakan pelaku UMKM amat terasa melalui program UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023. Tak terkecuali brand Pancal Bike asal Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang berharap memiliki pasar lebih luas dengan mengikuti acara tahunan ini.

UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR tahun 2023 ini mengambil tema “Crafting Global Connection”. Acara tahunan yang diselenggarakan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI ini telah diselenggarakan sejak 2019 dan menjadi sarana business matching antara UMKM Indonesia dengan calon konsumen yang lebih luas termasuk pasar luar negeri.

Event yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-128 tersebut resmi ditutup oleh Direktur Utama BRI Sunarso pada 10 Desember 2023 di Jakarta Convention Centre (JCC).

Baca Juga : Dibina Rewako, Raja Madu Sulawesi Kini Tembus Pasar Global

Kegiatan ini berhasil mencatatkan dealing commitment melalui business matching senilai USD 81,3 juta dollar atau Rp1,26 triliun (dengan asumsi kurs Rp15.500,- per USD).

Sunarso berharap penyelenggaraan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan meluas pada kemajuan, serta pengembangan kapasitas serta kualitas UMKM Indonesia.

“Upaya tersebut bukan hanya tentang peningkatan penjualan UMKM, tetapi juga merupakan langkah BRI dalam hal pemberdayaan finansial masyarakat serta peningkatan literasi keuangan yang akan membawa kita menuju masyarakat Indonesia yang lebih inklusif dan maju secara ekonomi”, jelas Sunarso.

Baca Juga : Kalla Institute dan Politeknik Indonesia Dampingi Industri Kue Tradisional Gowa Go Digital

Adapun Pancal Bike adalah merek balance bike yang dibuat sepasang suami istri yaitu Nugroho Sigit Riyadi dan Sri Ratna Sari. Balance bike menjadi tren di kalangan anak di bawah lima tahun (Balita) untuk belajar sepeda roda dua. Balance bike sendiri memiliki roda dua namun tanpa menggunakan pedal.

Ditemui di acara tersebut, Nugroho menuturkan mengenai kesan-kesannya menjadi peserta BRILIANPRENEUR. Menurutnya, salah satu program unggulan pemberdayaan UMKM dari BRI tersebut mendorong pesertanya memperbanyak pengalaman dalam membuka pasar yang lebih luas dengan bertemu calon konsumen baru.

“Dengan mengikuti acara ini promosi kita bertambah. Produk-produk UMKM yang kualitasnya sangat baik ini jadi terangkat, lebih dikenal luas. Ini memperluas pasar,” ujar Nugroho yang mengaku sudah dua tahun berturut-turut mengikuti ajang BRILIANPRENEUR.

Baca Juga : OJK Perkuat TPAKD, Dorong Pembiayaan Komoditas Kakao di Sulsel

Ke depan, dia berharap bisa mendapatkan pembinaan yang lebih berkesinambungan oleh BRI. Pembinaan yang diharapkan adalah penguatan produk, promosi dan pemasaran.

Sebab, kata dia, pasar tidak selalu stabil. Dengan pembinaan dan pendampingan lebih lanjut, pelaku UMKM dapat lebih mengembangkan usahanya.

Dia pun menilai BRILIANPRENEUR sebagai acara yang sangat penting dan berdampak positif bagi pelaku UMKM. Sehingga menurutnya ajang ini jangan hanya dilaksanakan di Jakarta, namun di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga : KKI 2026 Catat Transaksi Rp144,2 Miliar, UMKM Sulsel Tembus Pasar Global

Meski tujuan BRILIANPRENEUR adalah mendorong produk UMKM go global, Nugroho mengatakan yang terpenting bagi Pancal Bike adalah penguatan pasar di dalam negeri melalui ajang tersebut. Ini agar produknya bisa dikenal dan memperdalam penetrasi pasar ke seluruh Tanah Air.

“Yang membeli produk kami itu selain dari Pulau Jawa, kami kirim juga ke Bali, Sulawesi, Kalimantan, Aceh. Tapi produk seperti ini kadang musiman. Dengan pasar yang lebih luas setelah ikut BRILIANPRENEUR, usaha ini bisa lebih stabil,” ujarnya.

Berawal dari Ketidaksengajaan

Baca Juga : Kalla Institute Berdayakan UMKM Perempuan di Maros Lewat Digitalisasi dan Teknologi

Nugroho bercerita awal membuka usaha Pancal Bike dari ketidaksengajaan. Mulanya membuatkan untuk anaknya yang belajar sepeda roda dua pada 2020. Sang anak memakai sepeda tersebut di kampung sekitar tempat tinggal Nugroho. Tak disangka, cikal bakal Pancal Bike tersebut mendapat respon positif dari tetangga.

“Para tetangga bilang kok bagus sepedanya. Dari situ saya terinspirasi untuk membuat satu lagi dan saya coba dijual online. Dan nyata responnya juga sangat bagus. Bahkan ada yang langsung order waktu itu,” ujarnya mengingat.

Momen tersebut dimaksimalkan Nugroho untuk mengembangkan produknya lebih baik lagi. Terlebih saat itu terjadi pandemi. Di mana hampir semua sektor usaha terdampak. Tak terkecuali tempatnya mencari nafkah bekerja di salah satu toko perak di Kota Gede, Yogyakarta.

Setelah melihat prospek Pancal Bike semakin baik, Nugroho pun memberanikan diri resign dari tempatnya bekerja. Dengan dibantu sang istri di bidang pemasaran, Pancal Bike pun mulai menerima pesanan lebih banyak. Untuk modal, Nugroho memanfaatkan uang muka konsumen karena sistem pembelian biasanya dilakukan secara pre order.

“Per bulan waktu itu bisa belasan sampai puluhan unit balance bike. Bahkan dalam kurun dua tahun usaha kurang lebih sekitar 500-an unit terjual. Itu awalnya bikin sendiri di rumah berbahan baku utama kayu jati Belanda,” kenangnya.

Saat itu, per unit dibanderol seharga Rp250.000-Rp300.000. Saat ini dengan perbaikan kualitas dan sudah terkategori produk Standar Nasional Indonesia (SNI), Pancal Bike dibanderol dengan harga Rp450.000-Rp800.000 per unit. Yang membedakan adalah sedikit ornamen pada sepeda, serta ban yaitu ban karet atau ban angin.

Untuk pemasaran sendiri, Pancal Bike memanfaatkan berbagai platform e-commerce. Sedangkan dalam memproduksi Pancal Bike, saat ini Nugroho melibatkan tiga temannya. Seiring berjalannya waktu, usaha tersebut kian berkembang.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....