Logo Sulselsatu

UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 Jadi Inspirasi dan Berdayakan UMKM Terus Berkembang

Asrul
Asrul

Sabtu, 30 Desember 2023 10:15

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Program UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI, memberikan inspirasi dan motivasi pelaku UMKM untuk terus berkembang meningkatkan kapabilitas dan skala usahanya.

Hal tersebut dirasakan betul oleh Husni Muthohari yang merupakan founder dan CEO dari brand MUNO FOLK, produsen home fragrance asal Bandung, Jawa Barat. Husni menuturkan, sudah tiga kali MUNO FOLK mengikuti ajang BRILIANPRENEUR yaitu sejak 2021.

Seperti diketahui, event ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan BRI sejak 2019. Tahun ini UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 yang merupakan rangkaian HUT ke-128 BRI, diselenggarakan di Jakarta Convention Center pada 7-10 Desember 2023 lalu dan resmi ditutup oleh Direktur Utama BRI Sunarso pada Minggu (10/12/2023).

Baca Juga : Dibina Rewako, Raja Madu Sulawesi Kini Tembus Pasar Global

Kegiatan yang mengambil tema “Crafting Global Connection” ini berhasil mencatatkan dealing commitment melalui business matching senilai USD 81,3 juta dollar atau Rp1,26 triliun (dengan asumsi kurs Rp15.500,- per USD). Nilai kesepakatan tersebut naik bila dibandingkan dengan BRILIANPRENEUR 2020, di mana mencapai US$ 57,5 juta. Tahun ini juga jauh lebih besar dibandingkan capaian 2021 dan 2022, yang masing-masing US$ 72,1 juta dan US$ 76,7 juta.

Sejatinya, UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 menjadi sarana business matching antara UMKM Indonesia dengan calon konsumen yang lebih luas termasuk pasar luar negeri. Program unggulan dari BRI ini diharapkan mampu menumbuh kembangkan pelaku UMKM hingga menembus pasar global.

“Tapi bagi kami, UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 lebih dari sekadar itu. Dengan mengikuti ajang ini bisa bertukar pikiran dengan sesama UMKM. Di sini banyak inspirasi, banyak motivasi untuk membangun produk dan market baru,” ujarnya.

Baca Juga : Kalla Institute dan Politeknik Indonesia Dampingi Industri Kue Tradisional Gowa Go Digital

Hal itu begitu terasa bagi MUNO FOLK. Sebab, brand yang dibangun sejak 2018 tersebut pertama mengikuti BRILIANPRENEUR saat pandemi Covid-19 melanda. Sehingga, kenang Husni, segala kegiatan BRILIANPRENEUR dilakukan secara daring. Tentu saja hal tersebut mengasah MUNO FOLK untuk lebih tahan banting saat menghadapi krisis akibat pandemi.

Melalui UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 menurutnya pelaku UMKM juga mendapatkan pendampingan yang dibutuhkan. MElalui pendampingan, fundamental usaha pelaku UMKM diperkuat. Terlebih Husni pada 2020 telah mengikuti program BRI lainnya yaitu Pengusaha Muda Brilian (PMB).

Hal ini menjadi sangat penting karena melalui pendampingan banyak ilmu yang aplikatif dalam menunjang keberlangsungan serta pembangunan usaha. Selain itu, Husni terkesan dengan network yang dibangun melalui UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023. Bahkan dibukakan kesempatan untuk ekspor.

Baca Juga : OJK Perkuat TPAKD, Dorong Pembiayaan Komoditas Kakao di Sulsel

“Ada business matching, meski kita sudah lulus kurasi, kita jadi lebih tahu bagaimana memabngun sebuah produk secara keseluruhan untuk pasar yang lebih luas. Ini sangat baik bagi UMKM karena jadi mengetahui kebutuhan di pasar luar seperti apa. Buka jaringan, buka link, buka pasar-pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Dia mengaku, di ajang UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 sebelumnya hampir terjadi deal dengan buyer asal Jepang dan Timur Tengah. Namun belum ada kata sepakat. Kendati demikian, hal itu tak menjadi masalah bagi MUNO FOLK. Baginya hal ini menjadikan MUNO FOLK harus terus banyak belajar.

Sebab menurutnya produk Home Fragrance memiliki niche market. Dengan demikian kebutuhan satu pasar harus lebih dipelajari karena memang membutuhkan produk yang lebih spesifik melalui banyak penyesuaian namun tetap dengan identitas yang kuat.

Baca Juga : KKI 2026 Catat Transaksi Rp144,2 Miliar, UMKM Sulsel Tembus Pasar Global

“Tapi saat ini sudah sangat membantu event ini bagi kami dalam membangun market baru, mengenalkan produk saya ke masyarakat luas. Karena MUNO FOLK itu dari awal pemasarannya secara digital fokus di marketplace. Jarang ikut event seperti ini. Jadi UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR memberikan kesempatan masyarakat mengetahui MUNO FOLK lebih jauh. Karena kalau di marketplace konsumen tidak bisa nyimum aroma. Tapi kalau event seperti ini jadi ada interaksi,” lanjutnya.

MUNO FOLK memproduksi lilin aromaterapi berbahan kedelai alami bebas parafin dalam 40 varian aroma dengan karakter yang berbeda-beda. Muno Folk pun kini memproduksi difusser buluh, semprotan ruangan, dan dupa untuk menemani meditasi dan relaksasi di rumah.

Husni mengaku MUNO FOLK masih diproduksi di rumah dengan kapasitas hingga 2.000 produk per bulan. Husni ingin MUNO FOLK dapat menciptakan produk yang menjadi simbol harapan dan kelegaan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....