Logo Sulselsatu

Caleg Senayan Dapil Sulsel 2 La Ode Abdul Rauf Tak Gentar Lawan Petahana

Asrul
Asrul

Selasa, 02 Januari 2024 17:36

Caleg DPR RI Dapil Sulsel 2 dari PDI Perjuangan, La Ode Abdul Rauf. Ist
Caleg DPR RI Dapil Sulsel 2 dari PDI Perjuangan, La Ode Abdul Rauf. Ist

SULSELSATU.com, ,MAKASSAR – Pertarungan Dapil Sulsel II DPR RI makin sengit. Meski dijuluki ‘dapil neraka’, tak menyurutkan langkah para pendatang baru untuk merebut hati masyarakat.

Salah satunya ialah La Ode Abdul Rauf, yang merupakan caleg dari PDI Perjuangan. Ia tak gentar untuk menghadapi sejumlah nama-nama besar yang ada, termasuk di internal partainya, yang juga merupakan petahana, Syamsu Niang.

Bagi La Ode, bukan problem bertarung di dapil yang dianggap berat. Apalagi, ia pun terjun aktif ke tengah-tengah masyarakat untuk menampung aspirasi dari kalangan ‘grass root’.

Baca Juga : PDI Perjuangan Sulsel Refleksikan Kudatuli, Tegaskan Komitmen Jaga Demokrasi dan HAM

“Sepanjang saya turun ke masyarakat, tentu banyak hal yang disampaikan. Semua itu bergantung letak geografisnya. Kalau masyarakat di daerah daratan, tentu banyak mengeluhkan perihal pertania. Begitu juga dengan masyarakat yang berada di wilayah pesisir, masalahnya tentu berkutat pada perikanan dan kelautan,” ucap La Ode, saat berbincang dengan wartawan, di warkop Kopizone, Jalan Topaz, Kota Makassar, pada Selasa (2/1/2023).

Yang pasti, lanjut La Ode, nyaris seluruh kabupaten yang ada di Dapil Sulsel II telah disambangi. Bahkan, hingga ke daerah-daerah pelosok yang ada di tiap kabupaten/kota.

“Inkumben kan memang sudah punya basis. Tapi, Rata-rata basis pemilihnya itu ada di daerah perkotaan tiap kabupaten/kota. Nah, tentu saya sebagai pendatang baru, wilayah terpencil dan tidak tersentuh itu juga perlu untuk ditahu apa yang menjadi aspirasinya,” papar La Ode.

Baca Juga : Bukan Sekadar Lomba Masak, Festival Mustika Rasa PDIP Sulsel Bawa Pesan Kedaulatan Pangan

Khusus di internal PDI Perjuangan, La Ode tak menganggap sang petahana, Syamsu Niang, sebagai pesaing. Ia justru memikirkan, bagaiman PDI Perjuangan tetap bisa mempertahankan kursinya.

“Kalau petahana itu masing masing punya pemilih. Saya sekarang ini kan garap masyarakat yang segmentasinya anak muda. Seperti contoh yang saya pernah buat perlombaan game online (e-sports) di Maros. Ini juga yang saya akan buat di Parepare, dan yang paling besar yang akan lakukan khusus di Bone,” jelas lelaki berlatar pengusaha ini.

Diakuinya, ada sejumlah relawan dan tim yang telah dibentuk dan disebar secara proporsional di 9 kabupaten/kota. Dan saat ini, lanjut La Ode, sudah ada 110 ribu data yang dihimpun oleh tim dan relawannya.

Baca Juga : PDIP Sulsel Pererat Solidaritas Melalui Momentum Kurban

“Malah ada masyarakat yang datang ke saya, mereka bilang ‘Pak saya dukung ki’. Bahkan dia tidak minta apa apa, Insya Allah kalau saya duduk di senayan saya akan perhatian lah, khususnya Dapil II,” tegasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum06 November 2026 16:47
Ahli Pidana Unhas Sebut Penetapan Tersangka Bahtiar oleh Kejati Sulsel Sah
SULSELSATU, MAKASSAR – Ahli hukum pidana Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr. Makkah HM, menegaskan penetapan kembali eks Pj Gubernur Sulawesi Se...
Pendidikan06 November 2026 15:52
Axioo Pongo Creator Club Ajak Mahasiswa UNM Eksplorasi AI
Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membuka peluang baru bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan menghasil...
Makassar06 November 2026 14:33
Penghijauan TPA Tamangapa Jadi RTH Berlanjut, Pemkot Makassar dan Polda Sulsel Tanam 100 Tabebuya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mendorong penataan kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, K...
News06 November 2026 12:09
Vale Indonesia Bangun 16 Kolam Pengendap di IGP Pomalaa
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat sistem pengelolaan air di kawasan Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Sulawesi Tenggara, untuk mengantisipasi pen...