Logo Sulselsatu

Aktivis Cipayung Sulsel Dorong Andi Fahrul Amsal Masuk Kabinet Jokowi Sebagai Wamenkumham

Asrul
Asrul

Kamis, 04 Januari 2024 08:40

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Cipayung plus di Sulsel menggelar diskusi interpreneurship bersama salah satu tokoh milenial Sulsel yang kini sukses sebagai pengusaha yakni Andi Fahrul Amsal.

Ketua Badko HMI Sulselbar periode 2021-2023 Andi Ikram Rifki selaku tuan rumah menghadirkan dari perwakilan HMI, PMII, GMKI, LMD dan sejumlah OKP lainnya.

“Ini menjadi modal bagi kami aktivis Cipayung untuk dibekali pengetahuan bagaimana bisa menjadi pengusaha untuk kedepan bisa mewujudkan kemandirian dalam berorganisasi,” ujar Ikram usai diskusi di Sekretariat Badko HMI Sulselbar, Jalan Racing Center, Makassar, Rabu (3/1/2023).

Baca Juga : Kader Hijau Hitam se-UMI Siap Lawan Kriminalisasi Aktivis HMI

Lebih jauh, Ikram menyampaikan bahwa sosok milenial seperti Andi Fahrul yang juga mantan aktivis HMI menjadi teladan atau panutan bagi anak-anak muda lainnya yang saat ini sedang berproses di organisasi kepemudaan masing-masing.

“Kami melihat Kanda Fahrul memiliki keunikan dalam proses bisnis, karena konsepnya berbisnis dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang dimana memberdayakan para tahanan,” tuturnya.

“Tenaga kerja beliau itu adalah Napi, para tahanan ini bisa produktif, berdaya dan tentu bisa menghidupi keluargaya di luar. Saya pikir terobosan Kanda Fahrul ini sangat brilian dan bisa menjadi contoh,” sambungnya.

Baca Juga : Ketum Badko HMI Sulselbar Ajak Masyarakat Tolak BLT BBM Dari Pemerintah

Terkait nama Andi Fahrul Amsal yang menguat masuk bursa sebagai calon Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham), Ikram menyebut sangat layak, selain karena muda tentu pengalamannya sebagai pengusaha di Lapas dengan pemberdayaan bisa menjadi modal bagi Presiden Jokowi memilihnya.

“Harapan kami tentu Kak Fahrul ini bisa masuk Kabinet Pak Presiden Jokowi sebagai Wamenkumham. Karena kami melihat beliau begitu konsisten fokus memberdayakan narapidana yang sementara menjalani masa tahanan di Lapas. Mereka diberi keterampilan dan dipekerjakan selama menjalani masa tahanan, mereka bahkan diberi gaji yang nilainya bisa sampai diatas UMR, seperti di Lapas Kelas 1 Kota Makassar, penghasilan narapidana melalui industri Garmen yang dipekerjakan bisa mencapai 4 juta,” ungkapnya.

Andi Fahrul kata Ikram tidak hanya tokoh muda di Sulsel, tetapi sudah menjadi tokoh nasional mengingat usaha garmen yang digelutinya sudah menyebar di beberapa provinsi di seluruh Indonesia.

Baca Juga : Anggota Polisi Terbakar Hidup-hidup Saat Kawal Demo Mahasiswa di Cianjur

Untuk diketahui, Andi Fahrul Amsal adalah pengusaha garmen berdarah Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan kampung halaman Wakil Presiden 2 periode Jusuf Kalla, dan Menteri Pertanian 2 periode Andi Amran Sulaiman.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....
Makassar17 September 2026 18:16
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Pegadaian Gelar Pelatihan Barbershop di Nipah
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara (Sulselbarra Maluku) mendorong peningkatan kapasitas pelaku...