Logo Sulselsatu

Desa Palippu Bakal Dijadikan Percontohan Pengembangan Nanas di Sulsel

Asrul
Asrul

Minggu, 14 Januari 2024 09:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, WAJO – Desa Palippu, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, akan dijadikan sebagai desa percontohan pengembangan nanas di Sulawesi Selatan (Sulsel). Disini, satu hektar lahan petani menghasilkan 10 ribu buah nanas.

Keinginan menjadikan Desa Palippu sebagai sentra sekaligus desa percontohan pengembangan nanas disampaikan Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, saat panen sekaligus menanam buah nanas di Desa Palippu, Jumat, 12 Januari 2024.

“Kalau soal menanam nanas di Palippu dan sekitarnya, ini sesuatu yang sudah lama dikuasai. Keluarga besar (petani) di Palippu itu sudah jagonya,” kata Bahtiar.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

Bahtiar cukup terpukau dengan kualitas nanas madu yang menjadi ciri desa ini. Desa ini telah lama menghasilkan nanas. Selain rasanya yang manis, juga berukuran besar. Selain itu, juga terkenal dengan produk olahannya, yakni selai yang banyak digunakan untuk roti.

“Ini Palippu dari dulu saya kenal sebagai penghasil nanas, biasa kalau lewat kita singgah beli panreng (nanas). Ini juga setahu saya, masyarakat Wajo juga jadikan selai. Makanya dulu ada Roma (Roti Maros) selainya dari Wajo, dan itu dari Palippu,” ungkapnya.

Ia mengatakan, produksi nanas yang ada dulunya lebih banyak, dibandingkan saat ini. Sehingga, ia ingin ini agar dikembalikan. Nanas juga harus ditanam untuk kebutuhan produksi besar. Petani di sini menanam per hektar hanya 10.000 pohon, tetapi sebenarnya dapat ditingkatkan hingga 40.000 pohon.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

“Saya mau kalau kita berkenan Desa Palippu menjadi desa percontohan Sulawesi Selatan untuk pengembangan budidaya nanas,” harapnya.

Ia ingin Palippu menjadi sentra nanas di Sulsel. “Satu jenis saja, fokus ke nanas,” imbuhnya.

Sementara Bupati Wajo, Amran Mahmud, memberikan apresiasi atas perhatian dan interaksi Pj Gubernur Bahtiar dengan para petani.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

“Alhamdulillah kita bersyukur beliau hadir memberikan kita semangat bagaimana memanfaatkan begitu cukup banyak potensi perekonomian kita di Kabupaten Wajo,” ujarnya.

Salah seorang petani, Condong, mengatakan, terkait arahan gubernur agar penanaman nanas pada satu lahan jumlahnya ditingkatkan akan menjadi perhatian.

“Bapak Gubernur ingin penanamannya lebih rapat agar lebih banyak tanaman per hektarnya. Tanaman nanas ini memang menjanjikan,” ujarnya.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

Petani lainnya, Muhammad Yahya, mengakui, lahan di Palippu mendukung tumbuhnya komoditi ini.

“Penanaman nanas di sini sangat mendukung, karena Palippu itu juga sering kemarau, sedangkan nanas ini tahan cuaca kemarau. Dan penghasilan di sini lumayan,” imbuhnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...