SULSELSATU.com, MAKASSAR – Program studi Teknik Industri dari sejumlah perguruan tinggi swasta di Makassar berkumpul dalam sebuah forum untuk membahas kemajuan program studi industri, Jumat, 9 Februari. Diskusi ini dipandu oleh Ahmad Fadhil yang menghadirkan sejumlah tokoh penting dalam bidang Teknik Industri.
Hadir Dekan Fakultas UIM" href="https://www.sulselsatu.com/topik/teknik-uim">Teknik UIM Saripuddin, Dekan FTI UII Prof Hari Purnomo, Kaprodi Teknik Industri UII Winda Nur Cahyo, dan beberapa prodi. Teknik Industri lainnya seperti dari Nobel, UIM dan UMI.
Dalam pengantarannya, Ahmad Fadhil menekankan perlunya perbaikan kurikulum dalam bidang Teknik Industri untuk mewujudkan kolaborasi yang efektif antar program studi.
Menanggapi hal ini, Kaprodi Teknik Industri UII, Winda Nur Cahyo menyambut baik ide kolaborasi, menggarisbawahi pentingnya menggandeng program studi yang sudah maju untuk mendukung perkembangan yang lebih baik.
Dekan Fakultas UIM" href="https://www.sulselsatu.com/topik/teknik-uim">Teknik UIM, Saripuddin, juga memberikan sambutan, menyoroti pentingnya kolaborasi antar program studi Teknik Industri, terutama dalam menghadapi proses akreditasi. Salah satu fokus utama adalah perbaikan kurikulum, yang dianggap sebagai inti utama pendidikan.
“Salah satu kompetensi utamanya adalah kurikulum sebagai core utama dalam pendidikan kita, kurikulum yang baik tentu akan berdampak kualitasnya kepada mahasiswa,” ujarnya.
Peserta yang hadir sepakat untuk mendeklarasikan Forum Komunikasi Teknik Industri perguruan tinggi swasta. Tujuan utamanya adalah untuk menggandeng program studi Teknik Industri yang sudah berkembang dan mendukung program studi yang baru.
Dekan FTI UII, Prof. Hari Purnomo, menegaskan bahwa kolaborasi ini sangat penting mengingat kompleksitas sistem akreditasi, terutama dalam hal mutu dan kurikulum.
“Kurikulum TI kita tidak perlu lagi mengadopsi kurikulum luar negeri khusus TI, kita bisa membangun atau membuat kurikulum berdasarkan kompetensi masing-masing Prodi, karena kompetensi yang beragam itu maka diperlukan kolaboratif,” ujar Guru Besar Bidang Ergonomi ini.
Dalam kesepakatan akhir, para peserta mendaulat Prof Hari Purnomo sebagai Ketua Forum Komunikasi Teknik Industri Indonesia Perguruan Tinggi Swasta. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antar program studi Teknik Industri demi kemajuan pendidikan di Indonesia.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar