Logo Sulselsatu

Tiga Poin Penekanan Danny Pomanto Saat Musrenbang RKPD 2025 Kota Makassar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 07 Maret 2024 20:02

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Foto: Istimewa
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto tekankan tiga poin penting yang harus diperhatikan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada kegaiatan Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Makassar 2025.

Musrenbang RKPD Kota Makassar 2025 berlangsung di Hotel Claro Makassar, Rabu (6/3/2024).

Poin pertama yang ditegaskan Danny Pomanto adalah sangat penting untuk menetukan arah pembangunan sebuah kota.

Baca Juga : KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi

Setiap usulan yang ada dari seluruh masyarakat, mulai dari yang terbesar hingga terkecil dapat memberikan dampak positif terhadap performa pembangunan Kota Makassar.

“Kegunaan Musrenbang itu, bukan sekedar usul habis itu hilang usulannya, tapi usulan-usulan sekecil apapun dari paling bawah itu akan membuat performa kita itu akan terlihat di situ,” ungkap Danny Pomanto.

Sebagai contoh yakni pada kegiatan-kegiatan internasional. Kota Makassar dikenal dengan program lorong wisata, pengelolaan RT/RW dan penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga : Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua

“Bagaimana kita memberdayakan D’Lor itu semua jadi perhatian dunia,” ucap Danny.

Pada poin kedua, Danny menyebutkan adanya respon positif dari pemerintah pusat terkait harapan masyarakat Kota Makassar untuk segera dilakukan pembenahan.

“Alhamdulillah respon pemerintah pusat oleh Bapak Presiden langsung tentang begitu banyak harapan-harapan masyarakat. Sampaikan bahwa itu akan kami titipkan menjadi pokok-pokok utama yang akan dilanjutkan oleh pemerintah berikutnya,” lanjut Danny.

Baca Juga : Pemkot Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026

Kemudian yang terakhir yakni memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pihak yang memberikan usulan untuk dicatat dalam sejarah.

Hal tersebut bisa menjadi motivasi sehingga banyak masyarakat yang akan memberikan ide-ide baik dalam pembangunan Kota Makassar.

“Penghargaan kepada orang-orang yang memberi ide itu harus dicatat dengan baik. Tercatat dalam sejarah, sehingga orang selalu mau membuat ide-ide baru,” pungkas Danny Pomanto.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...