Logo Sulselsatu

Pj Sekda Gowa Dampingi Pj Gubernur Sulsel Pantau Harga dan Stok Pangan di Hari Pertama Ramadan

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 12 Maret 2024 20:02

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Abdul Karim Dania usai mendampingi Pj Gubernur Sulsel pantau di Pasar Minasa Maupa. Foto: Istimewa
Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Abdul Karim Dania usai mendampingi Pj Gubernur Sulsel pantau di Pasar Minasa Maupa. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Ketersedian stok dan kenaikan harga bahan pokok saat Ramadan dan jelang Idul Fitri menjadi perhatian bagi pemerintah Provinsi Sulsel termasuk di Kabupaten Gowa.

Pemantauan pasar terus dilakukan dalam memastikan stok kebutuhan pangan masyarakat bisa terpenuhi selama Ramadan ini hingga tidak adanya kenaikan harga yang signifikan. Pasar yang ditinjau adalah Minasa Maupa Sungguminasa, Selasa (12/3/2024).

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Abdul Karim Dania usai mendampingi Pj Gubernur Sulsel mengatakan, dari semua bahan pokok hingga saat ini masih tersedia, termasuk harga yang memang mengalami kenaikan namun masih dalam tahap kewajaran.

Baca Juga : Resmi Jabat Bupati, Darmawangsyah Muin Fokus Bereskan Utang Pemkab Gowa dan Hak ASN

“Pada umumnya semuanya masih dalam kategori normatif saja, harganya memang tidak bisa dipungkiri bahwa satu atau dua komoditi misalnya cabe mengalami kenaikan harga tapi itu masih dalam toleransi,” ungkapnya.

Dirinya menyebut permintaan masyarakat memang cukup tinggi saat awal Ramadan hingga Idul Fitri nanti sehingga hal tersebut memicu terjadinya kenaikan harga pada sebagai bahan pokok.

“Kenaikan harga terjadi karena permintaan cukup besar, kita tidak bisa pungkiri jika harga terlalu ditekan akan merugikan dari pedagang itu sendiri khususnya para petani kita sehingga jika kenaikannya sekitar 10 persen itu masih wajar, namun jika sudah berkali lipat pasti kita lakukan intervensi,” jelasnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional

Sementara pada komoditi beras, saat ini masih sangat tersedia di Bulog, bahkan saat ini Bulog menyediakan beras kemasan lima liter dengan harga Rp53 ribu.

“Kita terus melakukan koordinasi dengan Bulog dan stok masih tersedia hingga tiga bulan kedepan,” tambahnya.

Olehnya Pemerintah Kabupaten Gowa akan terus melakukan pemantauan sebagai upaya agar harga dan ketersediaan stok bahan pokok bisa terus diawasi.

Baca Juga : Plt Bupati Gowa Darmawansyah Muin Dorong UMKM Masuk Pasar Haji

Sementara Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin usai melakukan pemantauan mengungkapkan pihaknya bersama rombongan datang langsung ke Kabupaten Gowa untuk memastikan stok pangan masyarakat tercukupi di awal Ramadan ini.

“Kita sengaja datang karena ini hari pertama puasa jadi kita cek dan pastikan stok pangan bahan pokok masyarakat mencukupi dan barangnya tersedia,” katanya.

Terkait kenaikan harga, dirinya menyebut masih dalam batas toleransi meskipun terjadi peningkatan permintaan pada cabe dan cabe merah besar.

Baca Juga : Pegang Siri’ na Pacce, Sikap Keluarga Besar Husniah Talenrang Diapresiasi Akademisi hingga Netizen

“Harga itu relatif masih dalam batas toleransi, walaupun mungkin memang seperti cabe merah besar itu sedikit ada kenaikan karena permintaan dan banyak menggunakan cabe merah besar saat puasa sementara jumlah produksinya tidak bertambah, sehingga nanti kita akan berikan benih cabe besar karena tanamnya di Malakaji dan Gowa termasuk produsen untuk daerah lain,” jelasnya.

Salah satu pedagang, Rina mengaku kenaikan bahan pokok terjadi di awal puasa ini yakni pada komoditi cabe dan bawang putih. Biasanya harga cabe Rp35-40 Ribu, kini naik menjadi Rp45-50 ribu per kg. Begitu pun dengan bawang putih yang biasanya Rp38 ribu per kg, kini menjadi Rp40 ribu per kg.

“Yang naik itu cabe dan bawang putih, tapi ada juga yang turun seperti bawang merah, artinya mulai jelang Ramadan sampai Ramadan pertama harga naik turun,” sebutnya.

Baca Juga : Dikaitkan Kasus Dugaan Korupsi hingga Usulan Pemakzulan, Benarkah Bupati Gowa Tak Lagi Dipercaya oleh Sejumlah Bawahannya?

Usai melakukan pemantauan pasar, Pj Gubernur Sulsel didampingi Pj Sekda Gowa dan Dandim 1409 Gowa serta SKPD terkait mengunjungi tempat penanaman pisang cavendis di BTN Nusa Tamarunang, Kecamatan Somba Opu untuk memastikan tanaman pisang tersebut bisa tumbuh dan siap panen pada empat-lima bulan mendatang.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...