Logo Sulselsatu

Localoka BRI Bawa Madu Bumi Desa BRILian Nepo Jangkau Pasar Lebih Luas

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 22 April 2024 11:31

Madu Bumi produk dari BUMDes Desa BRILian Nepo di Kabupaten Barru yang sudah masuk di Localoka. Foto: Istimewa.
Madu Bumi produk dari BUMDes Desa BRILian Nepo di Kabupaten Barru yang sudah masuk di Localoka. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Menjangkau pasar lebih luas secara nasional kini bisa diwujudkan Madu Bumi produk BUMDes Desa BRILian Nepo, Kabupaten Barru melalui masuknya di Localoka.

Localoka adalah agregator pemasaran produk UMKM dari kelompok usaha binaan BRI agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Platform pemasaran yang bisa diakses secara digital untuk membantu UMKM kembangkan bisnis.

Localoka dapat diunduh melalui telepon pintar. Localoka telah mendapatkan 10 ribu lebih unduhan.

Baca Juga : Telkom Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas Lewat Kartini BISA Fest

Melalui Localoka, masyarakat akan dimudahkan mendapatkan berbagai makanan, mulai dari bahan pokok sampai produk UMKM kemasan yang siap makan. Bahkan, ada juga kategori souvenir dan dekorasi.

Direktur BUMDes Nepo Pembaharuan Suparman mengatakan, produk Madu Bumi dari Kabupaten Barru sudah masuk Localoka yang dihadirkan BRI. Madu Bumi sudah terdaftar dan bisa dibeli melalui Localoka.

“Kami akan terus mengembangkan produk Madu Bumi khas dari Kabupaten Barru ini. Ke depannya, diharapkan akan memenuhi serta menjangkau pasar lebih luas,” kata Suparman kepada Sulselsatu.com, Jumat (19/4/2024).

Baca Juga : BI Sulsel Dorong Ekspor UMKM dan Kemandirian Pesantren Lewat REWAKO

Apalagi katanya, Desa Nepo sudah menjadi Desa BRILian. Semakin menambah keuntungan karena memudahkan semua produk homebrand termasuk Madu Bumi dari Desa Nepo masuk dalam pemasaran BRI secara lebih luas.

Suparman menyebutkan, BRI dalam membantu UMKM menyediakan teknologi yang bisa digunakan. Menghadirkan ruang bagi UMKM kembangkan usaha lebih luas lagi.

“Selain masuk dalam Localoka, produk UMKM binaan yang ada di desa juga diajak untuk ikut pameran. Juga dibantu oleh seluruh karyawan BRI untuk memasarkan produk secara digital,” ungkap Suparman.

Baca Juga : BRI Sinjai Pastikan Dana Nasabah Aman Terkait Kasus Oknum Kepala Unit

Selain madu, BUMDes Nepo juga akan membuat camilan kacang-kacangan dan kerupuk jagung. Jangung merupakan komoditas utama yang banyak dihasilkan masyarakat Desa Nepo.

Kepala Desa Nepo Muhammad Toaha mengatakan, Desa Nepo memiliki sawah produktif 700 sampai 1000 hektar. Perkebunan sampai 400 hektar. Hasil utamanya adalah jagung dan kacang tanah. Semuanya dialiri oleh Sungai Nepo.

“Dua hasil kebun ini ditanam bergantian. Menjadi hasil kebun utama di sini (Desa Nepo),” jelas Muhammad Toaha saat diwawancara beberapa waktu lalu.

Baca Juga : BRI Perkuat Kesetaraan Gender Lewat Kepemimpinan Inklusif dan Pemberdayaan UMKM Perempuan

Regional CEO BRI Makassar Hendra Winata mengatakan, setiap UMKM yang ada di Desa BRILian, bisa masuk di Localoka. Localoka ini jadi platform pemasaran bagi UMKM binaan atau bagi usaha BUMDes di Desa BRILian.

“Terdapat 194 Desa BRILian eksisting di Sulsel dari 274 desa di RO Makassar. Target akuisisi Desa BRILian baru pada 2024 sebanyak 115 desa. Bisa terpilih sebagai Desa BRILian karena keaktifan pengurus desa, BUMDes serta memiliki produk unggulan,” jelas Hendra Winata.

Desa rekomendasi yang diakuisisi pada 2023 lalu itu adalah Desa Neppo Kabupaten Barru dan Desa Paccelekang Kabupaten Gowa Untuk 2022, ada Desa Tiritiro dan Tibona di Kabuoaten Bulukumba dan Desa Manjapai, Majannang, Toddotoa di Kabupaten Gowa.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News02 Mei 2026 19:21
BRI Peduli Rayakan Hardiknas dengan Edukasi Literasi Keuangan untuk Siswa SD di Bandung
BRI melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan kegiatan edukatif d...
Nasional02 Mei 2026 19:14
Kuartal I Pertama 2026, Satgas PASTI Hentikan 953 Entitas Pinjol dan Investasi Ilegal
Sepanjang periode 1 Januari hingga 31 Maret 2026, Satgas PASTI telah menemukan dan menghentikan sebanyak 953 entitas ilegal. Jumlah ini terdiri dari 9...
Pendidikan02 Mei 2026 19:05
Tak Ada Penantang di Mubes IKA Unhas, Amran Sulaiman: Itu Suatu Kehormatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin, Andi Amran Sulaiman, menyatakan kesiapannya kembali memimpin organ...
Metropolitan02 Mei 2026 18:58
Pemilik Kapal Pastikan Tidak Ada Aktifitas Bongkar Muat BBM Bersubsidi di Kawasan Sungai Tallo
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tudingan bongkar muat Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah kapal yang beroperasi di kawasan Sungai Tallo, ...