Logo Sulselsatu

Sendiri dari Sulsel, Kabupaten Gowa Raih Terbaik III Nasional PPD 2024

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 06 Mei 2024 20:02

Presiden RI Joko Widodo menyerahkan langsung penghargaan kepada Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di Jakarta. Foto: Istimewa.
Presiden RI Joko Widodo menyerahkan langsung penghargaan kepada Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di Jakarta. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, GOWA – Kabupaten Gowa berhasil meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2024 sebagai Kabupaten Terbaik III Nasional atas inovasi Produktivitas Simultan (Proksi) Rumah Produktif.

Kabupaten Gowa merupakan satu-satunya dari Sulsel yang meraih penghargaan ini. Penghargaan diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo kepada Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.

Penghargaan diberikan pada Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2024 yang berlangsung di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin (6/5/2024).

Baca Juga : Dikaitkan Kasus Dugaan Korupsi hingga Usulan Pemakzulan, Benarkah Bupati Gowa Tak Lagi Dipercaya oleh Sejumlah Bawahannya?

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, penghargaan tersebut berkat kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak. Khususnya seluruh jajaran Bappeda sehingga Gowa mampu meraih Terbaik III Nasional PPD 2024 Kategori Kabupaten, dari 416 kabupaten di Indonesia.

“Alhamdulillah hari ini Kabupaten Gowa mendapatkan Terbaik III Nasional Penghargaan Pembangunan Daerah dari 416 Kabupaten di seluruh Indonesia. Tentu ini merupakan sebuah capaian yang luar biasa berkat kerja keras seluruh pihak,” ungkapnya.

Keberhasilan pembangunan ini kata Adnan, dibangun melalui kolaborasi seluruh elemen di daerah termasuk masyarakat sebagai kunci utama gerak pembangunan.

Baca Juga : BKN Bakal Panggil BKD Gowa Usai 16 Pejabat Eselon II Dinonaktifkan oleh Bupati

Melalui penghargaan ini semoga dapat memotivasi para perencana di daerah untuk menyusun perencanaan yang lebih berkualitas, terukur dan inovatif yang berdampak baik terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Semoga ini terus dipertahankan bahkan ditingkatkan, target kita kedepan jika tahun lalu peringkat keempat, tahun ini masuk peringkat ketiga, Insya Allah tahun depan bisa naik peringkat kedua bahkan pertama dari 416 kabupaten se-Indonesia,” harap orang nomor satu di Gowa ini.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa Sujjadan menyebut prestasi ini lahir dari arahan Bupati Gowa dan Wakil Bupati Gowa yang selalu menekankan kolaborasi dan sinergitas dari stakeholder pembangunan.

Baca Juga : Daftar 15 Pejabat Eselon II Pemkab Gowa yang Dinonaktifkan Sementara Bupati Husniah

“Alhamdulillah Gowa berhasil menjadi peringkat 3 terbaik Penghargaan Pembangunan Daerah dari 416 kabupaten se-Indonesia dan satu-satunya dari luar pulau Jawa yang bisa masuk dalam 3 besar. Penghargaan ini adalah apresiasi atas upaya Pemerintah Kabupaten Gowa dalam menghadirkan perencanaan yang sinkron antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk fokus, tepat sasaran dan strategis bagi kesejahteraan masyarakat,” sebutnya.

Sementara itu Presiden RI Joko Widodo mengatakan, dalam menyusun perencanaan pembangunan, keberlanjutan program sangat penting dalam menunjang keberhasilan pembangunan.

Jokowi menjelaskan, pemerintah daerah harus menyinkronkan program dengan pemerintah pusat sehingga mampu berjalan beriringan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.

Baca Juga : Investasi Rp1,3 Triliun, Perusahaan Kanada Bakal Bangun Pengolahan Sampah Modern di Gowa

“Programnya harus berkelanjutan, harus inline atau harus seirama, jangan sampai pusat ke kanan daerah ke kiri. Misalnya pusat ingin meningkatkan produksi pangan tapi daerah malah konversi sawah menjadi properti itu tidak sinkron namanya, kemudian program harus berorientasi hasil, sehingga harus fokus dan jelas mana yang skala prioritas, jangan sampai anggaran dipakai untuk rapat dan studi banding yang kebanyakan,” jelasnya.

Tak hanya itu, dirinya menegaskan program juga harus tepat sasaran dan strategis, dimana APBN maupun APBD harus digunakan sebagaimana mestinya.

“Artinya APBD, APBN manfaatnya kelihatan dan tepat sasaran. Jangan sampai ada anggaran untuk stunting atau Puskesmas, tapi Puskesmas gunakan untuk pembangunan pagar Puskesmas ini tidak ada hubungannya,” tegasnya

Baca Juga : Anak Buah Husniah Talenrang Resmi Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG, Langsung Ditahan di Polres Gowa

Olehnya ia berharap Musrenbangnas ini bisa menjadi penyambung agenda pembangunan, pusat, provinsi kabupaten dan kota agar seluruh program yang direncanakan tepat sasaran dan hasilnya betul betul dirasakan oleh rakyat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...