Logo Sulselsatu

Kalla Rescue Turun Langsung Evakuasi Korban Banjir Luwu

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 09 Mei 2024 14:24

Tim Kalla Rescue datang langsung ke lokasi bencana di Sulsel. Foto: Istimewa.
Tim Kalla Rescue datang langsung ke lokasi bencana di Sulsel. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com – Akibat hujan deras dengan intensitas tinggi dan cukup lama beberapa waktu lalu, menyebabkan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah di Sulawesi Selatan, yakni Wajo, Sinjai, dan Luwu.

Menyikapi bencana tersebut, tim Kalla Rescue tidak tinggal diam dan bergerak cepat untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sabtu (4/5/2024).

Sejumlah tim Kalla Rescue mengevakuasi warga di Kecamatan Suli dengan menggunakan armada yang dimiliki berupa perahu karet untuk diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Simulasi Tanggap Darurat, Tingkatkan Kesiapsiagaan Pegawai

Selain evakuasi warga, tim Kalla Rescue bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu, melakukan pencarian terhadap dua korban hilang.

Kedua korban telah ditemukan yakni bernama Ulfiana (P/8 tahun) dan satu korban lainnya Mutmita (P/5 tahun).

Rafiquah Djamil selaku Corporate Social Responsibility Department Head KALLA, mewakili seluruh insan KALLA menyampaikan rasa empati dan kepedulian terhadap korban banjir dan tanah longsor yang terjadi di beberapa wilayah Wajo, Sinjai, dan Luwu.

Baca Juga : LAZ Hadji Kalla Bantu Penyintas Kebakaran di Makassar Lewat Voucher Belanja

“Setiap bencana tentunya membawa duka dan luka mendalam bagi setiap warga yang terdampak. KALLA turut berduka cita dan sangat prihatin terhadap warga yang terdampak. Semoga keadaan dapat segera membaik dan aktivitas warga dapat segera kembali berjalan normal”, ucap Rafiquah Djamil.

Bencana tersebut menyebabkan kerusakan pemukiman warga, fasilitas umum, lahan pertanian, perkebunan, dan masih banyak kerusakan lainnya.

Hingga sampai saat ini, tim Kalla Rescue bersama tim SAR dan PMI masih terus melakukan evakuasi warga setempat di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, (7/5/2024).

Baca Juga : Respons Cepat PT Vale Ringankan Beban Korban Badai dan Banjir di Kolaka

Tim Kalla Rescue dipusatkan beroperasi di Kabupaten Luwu, sebab Luwu merupakan wilayah dengan dampak terparah sejak banjir bandang dan tanah longsor melanda, Jumat (3/5/2024).

Disamping evakuasi warga, tim Kalla Rescue pun turut membantu pembersihan terhadap sejumlah fasilitas umum yang terdampak banjir di Kabupaten Luwu, seperti halnya rumah ibadah. Dimana kondisi saat ini, genangan air akibat banjir sudah mulai surut.

Kedepannya, tim Kalla Rescue akan terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dengan membangun jejaring sesama potensi tim SAR serta terus terlibat pada upaya pertolongan dan evakuasi korban bencana. Bukan hanya Sulawesi Selatan saja, tetapi diseluruh wilayah Sulawesi”, ungkap Rafiquah Djamil.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Dorong Transformasi Katimbang Jadi Kampung Siaga Banjir

Kalla Rescue merupakan tim tanggap bencana yang dibentuk KALLA. Jumlah personel Kalla Rescue saat ini berjumlah 21 orang yang merupakan karyawan dari berbagai unit bisnis KALLA.

Sejak hadir Agustus 2022 lalu, tim Kalla Rescue aktif turun langsung di lokasi bencana untuk membantu warga.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum01 Agustus 2026 15:05
AKPI Resmikan Sekretariat Wilayah Indonesia Timur di Makassar, Jadi Pusat Layanan Kurator Kawasan Timur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) resmi membuka Sekretariat Pengurus Wilayah Indonesia Bagian Timur di Kota ...
Sulsel01 Agustus 2026 13:06
Bongkar Muat di Bahu Jalan Poros Mangadu Berulang, Warga Pertanyakan Penegakan Aturan
TAKALAR, SULSELSATU.com– Aktivitas bongkar muat sebuah toko bahan bangunan di Jalan Poros Mangadu–Lakatong, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Ta...
Hukum31 Juli 2026 23:11
Audit BPKP Sulsel Ungkap Kerugian Negara Rp 52 Miliar di Kasus Korupsi Bibit Nanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungkap hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan ...
News31 Juli 2026 21:32
Rudianto Lallo Minta Kejati Sulsel Buka Kembali Kasus Dugaan Penyimpangan Dana JKN di RSKD Gigi dan Mulut
MAKASSAR, SULSELSATU.com – Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, meminta Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) mengusut tuntas duga...