Logo Sulselsatu

DPRD Luwu Timur Gelar Rapat Dengar Pendapat Terkait Penyaluran Jatah Pupuk bagi Petani

Andi
Andi

Selasa, 04 Juni 2024 14:59

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Luwu Timur – Anggota DPRD Luwu Timur dari Partai Demokrat, I Made Sariana SH, menyoroti permasalahan kurangnya jatah pupuk bagi anggota kelompok tani yang terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Pernyataan tersebut disampaikan oleh I Made Sariana SH dalam wawancara dengan Penalutim, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pertanian Ketahanan dan Peternakan (DPKPP) Kabupaten Lutim pada hari Selasa, 4 Juni 2024.

“Mengenai masalah jatah pupuk ini, regulasinya telah diatur secara nasional. Namun, kendala utamanya terletak pada keterlambatan dalam distribusi, yang sebagian besar terjadi di tingkat pengecer. Oleh karena itu, saya berharap kepada pihak terkait dan distributor untuk mengevaluasi kinerja pengecer di lapangan,” ungkapnya.

Menurut legislator dari Partai Demokrat itu, sebagian besar petani telah melakukan pembelian pupuk, namun stoknya belum tersedia di kelompok tani karena masalah pengiriman yang terlambat, hal ini menjadi keluhan utama.

“Kondisi ini terjadi hampir di seluruh wilayah, oleh karena itu kami meminta kepada Dinas untuk melakukan verifikasi terhadap seluruh pengecer. Jika ada yang tidak memenuhi syarat, segera diganti agar tidak menimbulkan masalah,” kata I Made Sariana.

Namun, terkait dengan isu berkurangnya kuota pupuk, menurutnya tidak ada penurunan tersebut karena semuanya telah diatur sesuai dengan regulasi yang berlaku, dan tidak dapat diintervensi.

Dalam hal penambahan kuota pupuk untuk petani, I Made Sariana menyatakan bahwa kemungkinan tidak akan terjadi di Lutim pada tahun 2024 ini. Hal ini dikarenakan alokasi yang telah tersedia baru untuk Triwulan 1, sementara untuk Triwulan 2 belum dicairkan hingga saat ini. Oleh karena itu, keterlambatan ini perlu ditelusuri untuk mengetahui kendalanya.

“Kami akan mengagendakan kembali pertemuan dengan dinas terkait untuk mendiskusikan masalah ini lebih lanjut,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...
Ekonomi07 Agustus 2026 20:37
BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Sinergi, Dorong Digitalisasi Layanan Haji dan Ekonomi Syariah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkuat kolaborasi strategis untuk mengemb...
News07 Agustus 2026 16:44
PLN UIP Sulawesi Gandeng BINDA Sultra Percepatan Infrastruktur Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk mendukung percepatan pembangunan i...