Logo Sulselsatu

Tanggapan Fraksi PAN DPRD Luwu Timur Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD TA 2023

Andi
Andi

Senin, 08 Juli 2024 09:56

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Luwu Timur – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur menggelar sidang paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pertanggungjawaban APBD Lutim 2023. Paripurna tersebut berlangsung di gedung DPRD Lutim, Senin (08/07/2024).

Juru bicara Fraksi PAN, Hj. Harisah Suharjo, menyampaikan gambaran umum pertanggungjawaban APBD Lutim tahun 2023 terkait pendapatan dan aset daerah. “Selanjutnya, kami menyampaikan gambaran umum pertanggungjawaban APBD T.A 2023 sebagai berikut:

1. Target Pendapatan Daerah Tahun 2023 sebesar Rp 1.776.608.283.423,00 (satu triliun tujuh ratus tujuh puluh enam miliar enam ratus delapan juta dua ratus delapan puluh tiga ribu empat ratus dua puluh tiga rupiah) dan terealisasi sebesar Rp 1.778.344.595.911,33 (satu triliun tujuh ratus tujuh puluh delapan miliar tiga ratus empat puluh empat juta lima ratus sembilan puluh lima ribu sembilan ratus sebelas koma tiga puluh tiga rupiah) atau 100,10%. Sementara Belanja Daerah terealisasi sebesar 93,80% dan Pembiayaan Daerah terealisasi sebesar 101,44%.

Baca Juga : Sekretariat DPRD Luwu Timur Gelar Rapat Internal Bahas Pemusnahan Arsip Inaktif

2. Perubahan Saldo Anggaran Lebih (PSAL) per 31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar 40,34% dibandingkan dengan tahun 2022.

Total Aset Daerah 2023 sebesar Rp 3.544.933.998.288,13 (tiga triliun lima ratus empat puluh empat miliar sembilan ratus tiga puluh tiga juta sembilan ratus sembilan puluh delapan ribu dua ratus delapan puluh delapan koma tiga belas rupiah) dan total kewajiban Rp 52.967.634.389,00 (lima puluh dua miliar sembilan ratus enam puluh tujuh juta enam ratus tiga puluh empat ribu tiga ratus delapan puluh sembilan rupiah). Hal ini disebabkan adanya utang pada pihak ketiga yang belum dibayar sampai tanggal 31 Desember 2023, dan total ekuitas Dana per 31 Desember 2023 sebesar Rp 3,491 triliun lebih.

Harisah mengungkapkan, jika dicermati total laporan pertanggungjawaban bupati, Pendapatan Asli Daerah (PAD) relatif masih kecil dibandingkan dengan total pendapatan daerah, yang berarti tingkat kesenjangan fiskal daerah terhadap transfer dana dari pemerintah pusat masih tinggi. Oleh karena itu, Fraksi PAN mendorong Bapenda untuk lebih cermat dalam mengembangkan ekstensifikasi dan intensifikasi pengelolaan sumber kekayaan daerah.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News07 Agustus 2026 16:44
PLN UIP Sulawesi Gandeng BINDA Sultra Percepatan Infrastruktur Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk mendukung percepatan pembangunan i...
Berita Utama07 Agustus 2026 15:12
Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Platform Infrastruktur AI di Asia-Pasifik
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA meluncurkan Zankore by Indosat, platform infrastruktur kecerdasan buatan (Art...
Makassar07 Agustus 2026 15:02
Semarak HUT ke-102, Perumda Air Minum Makassar dan Karang Taruna Gelar Donor Darah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar bersama Karang Taruna Kota Makassar menggelar aksi donor darah di Aula Tirta Dharma P...
News07 Agustus 2026 13:34
Bank Muamalat Perkuat Ekosistem Haji, Pembiayaan Haji Plus hingga Digital Jadi Motor Pertumbuhan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bank Muamalat terus memperkuat perannya dalam ekosistem haji nasional. Selain mencatat pertumbuhan kinerja bisnis yang po...