Logo Sulselsatu

Nasabah PNM Mekaar Bawa Batik Ecoprint Jadi Primadona Hingga Pasar Mancanegara

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 12 Juli 2024 21:56

Masyarakat saat melihat Batik Ecoprint Musdalifah. Foto: Istimewa.
Masyarakat saat melihat Batik Ecoprint Musdalifah. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Di Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Soppeng, ada Kampung Sabbeta di Dusun Amessangeng, Desa Donri-Donri. Jaraknya sekitar 160 KM dari Makassar.

Desa ini sudah dikenal sebagai miniatur pesutraan Soppeng. Julukan ini lahir karena adanya produksi sutra dari hulu sampai hilir. mulai dari penanaman murbai, pemeliharaan ulat sutra, pemintalan, pertenunan dan kerajinan.

Awalnya, produksi sutra di daerah ini hanya sebatas benang sutra saja. Namun pada 2018 lalu, Kampung Sabbeta yang dulunya hanya memproduksi sutra untuk dijadikan sarung, akhirnya membuat kerajinan Batik Motif Ecoprint.

Baca Juga : Aktif Salurkan Pembiayaan Usaha Kecil dan Mikro, PNM Makassar Raih Penghargaan OJK

Perubahan ini bermula atas inisiatif dan ide dari seorang warga di kampung tersebut. Dia adalah Ibu Musdalifah Riwayati.

Musdalifah warga kampung Sabbeta yang juga merupakan nasabah Mekaar Unit Lalabata menjadi inisiator terbentuknya Ecoprint Kampung Sabbeta.

Idenya untuk membuat kain selain sutra, yaitu Batik Ecoprint membuat dirinya dan warga kampung Sabbeta dikenal sampai mancanegara.

Baca Juga : Asmo Sulsel Gandeng Jasa Raharja dan Kepolisian Edukasi Safety Riding Karyawan PNM Makassar

”Awalnya saya mempunyai ide bagaimana menciptakan motif kain sutra yang beda dari produksi yang biasanya, yaitu di bordir atau di buat menjadi sarung, saya pun mencari referensi dari internet. Akhirnya saya tertarik dan penasaran dengan tekhnik pewarnaan kain dengan menggunakan bahan dari alam (ecoprint),” ungkap Musdalifah.

Musdalifah pun belajar secara otodidak dan mencari motif. Setelah berulang kali gagal, ia akhirnya berhasil menghasilkan batik ecoprint yang cantik.

”Saya perlihatkan motif kain tersebut ke ketua Dekranasda waktu itu, dan gayung bersambut disitulah awal ecoprint diperkenalkan di Soppeng,” tambahnya.

Baca Juga : Pelindo Regional 4 Kolaborasi Bersama 3 BUMN Konservasi Terumbu Karang di Pulau Barrang Lompo

Kondisi perekonomian masyarakat di Kampung Sabbeta meningkat berkat usaha batik ecoprint inisiasi Musdalifah.

Terutama ibu-ibu yang sebelumnya berprofesi hanya sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT), kini bisa menghasilkan dengan membuat pola kain batik motif ecoprint dan mendapat tambahan uang untuk keluarga.

“Sekarang brand ecoprint Kampung Sabbeta sudah mendapatkan pembeli dari luar negeri seperti, Malaysia, Jepang, Inggris, dan Kanada. Juga telah bekerja sama dengan Fashion House Malaysia,” papar Musdalifah penuh semangat.

Baca Juga : Konsisten Melayani UMKM, Ekosistem Holding Ultra Mikro Berhasil Salurkan Kredit Rp631,9 Triliun untuk 34,7 Juta Debitur

Saat ini, Musdalifah merasa senang dan bahagia, bukan saja dari meningkatnya pendapatan tapi rasa bangga bisa menjadi salah satu UMKM unggulan yang mengharumkan nama daerah Kabupaten Soppeng dan Sulsel secara meluas.

Ia berharap industri kreatif kain ecoprint bisa mendunia. ”Kami mengusung konsep sustainable fashion dan ramah lingkungan, serta bisa memperkenalkan sutra ke masyarakat luas,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...
News03 Agustus 2026 18:21
PLN Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir Donggala Lewat Program Konservasi Penyu
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui program PLN Peduli menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) beru...