Logo Sulselsatu

VIDEO: Jenazah Diturunkan Paksa di SPBU oleh Sopir Ambulans, Keluarga Nangis Histeris

Andi
Andi

Selasa, 16 Juli 2024 18:01

SULSELSATU.com – Keluarga jenazah menangis histeris lantaran jenazah keluarganya diturunkan paksa oleh Sopir Ambulans. Kejadian tersebut terjadi di Sintang, Kalimantan Barat.

Jenazah pasien dari RSUD Ade M Djoen diturunkan di SPBU Bujang Beji.

Berdasarkan informasi, sopir melakukan hal itu lantaran tak diberi uang untuk mengisi BBM.

Baca Juga : VIDEO: Motor Thunder Bolak-balik Isi BBM di Makassar, Warga Resah dan Minta Penertiban

Sementara keluarga jenazah mengaku telah membayar di kasir rumah sakit.

Namun sopir tersebut tak mau tahu karena uang yang dibayar di RS beda dengan uang untuk sopir.

Kejadian ini viral di media sosial.

Baca Juga : VIDEO: Aksi Pengemudi Mobil Kabur Tanpa Bayar Usai Isi Bensin di SPBU

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama14 September 2026 22:49
Mulai 15 September, Pengisian BBM di Jeneponto Berlaku Sistem Plat Ganjil-Genap
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kabupaten Jeneponto mulai Selasa, 15 September 2026, akan menerap...
News14 September 2026 20:48
Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat standar keamanan fasilitas pelabuhan di wilayah kerja Regional 4 melalui pelatihan kompetensi...
Video14 September 2026 19:57
VIDEO: Polisi Berhasil Sita 18.905 liter BBM Subsidi dari 17 Tersangka di Sulsel
SULSELSATU.com – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menyita 18,9 kiloliter (KL) bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dari 17 tersangka dalam 10 kasu...
Makassar14 September 2026 16:51
Kapolda Sulsel Bantah Kecolongan Passobis Sidrap: Penangkapan Polda Jabar Hasil Kerja Sama
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro membantah pihaknya kecolongan terkait kasus penangk...