Logo Sulselsatu

Menlu Retno Sebut PT Vale Cerminan Perusahaan Komitmen ESG dan Kesejahteraan Masyarakat

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 22 Juli 2024 13:03

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi saat mengunjungi PT Vale di Sorowako. Foto: Istimewa.
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi saat mengunjungi PT Vale di Sorowako. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, SOROWAKOPT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mendapat kehormatan menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno LP Marsudi untuk melihat langsung praktik pertambangan berkelanjutan di Sorowako.

Menlu Retno sangat terkesan dengan konsistensi PT Vale dalam menerapkan Good Mining Practices (GMP).

Selama kunjungan tersebut, Retno melihat langsung sejumlah fasilitas utama PT Vale seperti Solia Mining Area, Process Plant, Bendungan dan PLTA Balambano, serta Nursery dan Taman Keanekaragaman Hayati Sawerigading Wallacea.

Baca Juga : MIND ID Kawal Proyek Strategis PT Vale di Pomalaa, Fokus pada Hilirisasi Berkelanjutan

“Setelah melihat langsung area operasional PT Vale, mata saya terbuka. Apa yang dilakukan PT Vale ini dapat dijadikan salah satu contoh yang baik tentang bagaimana sebuah perusahaan tambang bertanggung jawab terhadap ESG (Environmental, Social, and Governance),” ungkap Menlu Retno.

Retno juga mengapresiasi upaya PT Vale dalam mempertahankan keseimbangan ekosistem melalui program rehabilitasi dan reklamasi lahan pascatambang, yang sukses mengembalikan fungsi ekologis area tambang.

Dalam konteks global, Retno menyoroti peran PT Vale dalam mengatasi isu Dirty Nickel from Indonesia.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Hilirisasi Nikel, Produksi Semester I 2026 Hampir 30 Ribu Ton

“Keberhasilan PT Vale harus sering diceritakan. Semakin banyak orang melihat, maka akan mengurangi stigma buruk tentang nikel Indonesia,” jelas Retno.

Retno berharap konsistensi PT Vale dalam menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap ESG dapat terus ditingkatkan.

Selama 56 tahun, PT Vale tidak hanya fokus pada produksi nikel, tetapi juga pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan komunitas lokal.

Baca Juga : PT Vale Hidupkan Warisan Budaya Anyaman Teduhu, dari Luwu Timur ke Panggung Nasional

CEO PT Vale Febriany Eddy mengapresiasi kunjungan Menlu Retno dan menegaskan komitmen perusahaan terhadap keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan kunjungan tersebut dijelaskan bagaimana proses PT Vale dalam melakukan aktivitas pertambangan hingga akhirnya mengembalikan kondisi hutan ke habitat aslinya.

“Perayaan ulang tahun ke-56 PT Vale adalah bukti komitmen kami dalam membangun Indonesia secara berkelanjutan. Kami tidak hanya menghasilkan nikel, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan melestarikan lingkungan,” ungkap Febri.

Baca Juga : Produksi Nikel PT Vale Naik 19 Persen pada Kuartal II 2026, Pendapatan Tembus US$290 Juta

Febri menegaskan bahwa PT Vale melihat ESG sebagai inti identitasnya, sesuai dengan komitmen global untuk mengatasi perubahan iklim.

“Visi dan komitmen kami terhadap praktik berkelanjutan bukan hanya inisiatif, tetapi tanggung jawab yang kami emban dengan sungguh-sungguh,” tambahnya.

Dengan dedikasi yang berkelanjutan, PT Vale bertekad untuk menjadi teladan dalam industri tambang global, memimpin dengan integritas dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.

Baca Juga : VIDEO: Mengenal Politeknik Sorowako, Kampus Vokasi dengan Lulusan Teknik Berdaya Saing

Salah satu capaian PT Vale, tambah Febriany, yaitu proses reklamasi dan pemeliharaan daerah aliran sungai yang ditopang oleh pusat persemaian atau nursery.

Nursery Taman Sehati Sawerigading Wallacea diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 2023 lalu.

Febriany menyampaikan perusahaan memegang teguh nilai yaitu kehidupan adalah yang terpenting. Produk tambang bertujuan meningkatkan kualitas hidup dan peradaban manusia.

Selain itu, PT Vale juga menerapkan keberagaman. Ia mengakui, keberagaman termasuk gender jadi hal baik untuk visi memajukan perusahaan.

Dari sisi reklamasi pasca tambang PT Vale per Juni 2024 telah melakukan reklamasi pasca tambang seluas 3.780 hektar.

Sementara total opened area sampai dengan Juni 2024 seluas 5.761 hektar dan sudah lebih dari 4,83 juta pohon telah ditanam dari pohon lokal hingga pohon endemik.

Data terkait komitmen keberlanjutan PT Vale Indonesia Tbk juga dapat diakses di : https://vale.com/documents/d/guest/pt-vale-laporan-keberlanjutan-2023-ind.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel06 Agustus 2026 19:40
300 Petani Sidrap Dibekali Teknologi Smart Farming, Kolaborasi Australia-Unhas Dukung Pertanian Modern
SULSELSATU.com, SIDRAP – Sebanyak 300 petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengikuti pelatihan smart Farming sebagai upaya memperkenalkan ...
OPD06 Agustus 2026 19:39
Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah terus mengejar aset Pemprov Sulsel untuk segera diamankan. Khususnya aset yang...
Politik06 Agustus 2026 19:11
Darmawangsyah Muin Ajak Kader Gerindra Sulsel Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan memanfaatkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai ajang...
News06 Agustus 2026 19:09
Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial yang Harmonis
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat hubungan industrial yang harmonis melalui sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 20...