Logo Sulselsatu

Inflasi Sulsel Terkendali di Angka 1,74 Persen, Lebih Rendah Dibanding Nasional

Asrul
Asrul

Minggu, 04 Agustus 2024 08:17

Sulsel Catatkan Pertumbuhan Ekonomi 4,27 Persen Triwulan I 2022 (Bank Indonesia)
Sulsel Catatkan Pertumbuhan Ekonomi 4,27 Persen Triwulan I 2022 (Bank Indonesia)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Inflasi di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Bulan Juli 2024 lebih rendah dibandingkan inflasi nasional.

Berdasarkan data BPS, tingkat inflasi Sulsel pada Bulan Juli 2024 berada di angka 1,74 persen, masih jauh lebih rendah dari nasional yakni 2,13 persen.

Kepala BPS Sulsel, Aryanto, mengatakan, tingkat inflasi Sulsel pada Juli 2024 baik secara bulanan (month to month), tahun kalender (year to date/ytd) maupun tahunan (year on year/yoy) cukup moderat di bawah nasional.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

“Inflasi tahunan Sulsel itu 1,74 persen sementara inflasi tingkat nasional 2,13 persen. Pengendalian inflasi di Sulsel cukup baik karena masih di bawah nasional,” ungkapnya.

Tingkat deflasi month to month (m-to-m) pada Juli 2024 sebesar 0,18 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Provinsi Sulsel Bulan Juli 2024 sebesar 0,65 persen.

Untuk inflasi tahunan 1,74 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 105,65. Angka ini merupakan hasil gabungan dari delapan daerah di Sulsel yang menjadi sampel untuk mengukur tingkat inflasi di 24 kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Penyumbang utama inflasi Bulan Juli 2024 secara y-on-y adalah Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau dengan andil 0,96 persen dengan komoditas penyumbang utama adalah Beras.

Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya dengan andil 0,34 persen dengan komoditas penyumbang utama adalah Emas Perhiasan. Kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran dengan andil 0,10 persen dengan komoditas penyumbang utama adalah Nasi dengan Lauk.

Dari delapan daerah IHK di Sulsel, inflasi yoy tertinggi terjadi di Kota Parepare sebesar 2,22 persen dengan IHK sebesar 106,29. Sedangkan inflasi yoy terendah terjadi di Kabupaten Wajo sebesar 1,46 dengan IHK sebesar 105,72.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Pada Juli 2024, dari delapan kabupaten/kota IHK di Provinsi Sulsel, tujuh diantaranya mengalami deflasi dan satu kota mengalami inflasi secara month to month.

Adapun delapan kabupaten dan kota itu, Bulukumba deflasi minus 0,12 persen, Watampone minus 0,28 persen, Kabupaten Wajo minus 0,58 persen, Kabupaten Sidrap minus 0,01 persen, Kota Makassar minus 0,15 persen, Kota Parepare minus 0,47 persen, Kota Palopo minus 0,29 persen, dan terakhir Kabupaten Luwu Timur inflasi 0,27 persen.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....