Logo Sulselsatu

Rabies di Sulsel Capai 5.148 Kasus, Renggut Dua Nyawa

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Selasa, 06 Agustus 2024 14:12

INT
INT

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kasus rabies terbilang cukup mengkhawatirkan. Selama tahun 2024 ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat sebanyak 5.148 kasus dari 24 kabupaten dan kota di Sulsel. Bahkan, tahun 2024 ini dua nyawa melayang akibat serangan Virus Rabies.

Kpala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan (Sulsel) Yusri Yunus mengatakan korban nyawa tersebut berasal dari Kabupaten Toraja Utara. Untuk korban jiwa sepanjang tahun ini berasal dari Kabupaten Toraja Utara dua orang,” bebernya.

Ia menjabarkan, untuk Periode Januari hingga Juni tahun 2024 ini, pihaknya sudah menerima sebanyak 5.148 kasus dari 24 kabupaten dan kota di Sulsel. Jumlah kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak kesehatan pada masing-masing wilayah.

Ia menuturkan, untuk semester pertama Kabupaten Bantaeng terdapat 62 kasus, Kabupaten Barru 74 kasus, Kabupaten Bulukumba 206 kasus, Kabupaten Bone 248 kasus, Kabupaten Enrekang 137 kasus, dan Kabupaten 211 kasus.

Selanjutnya, Kabupaten Jeneponto 96 kasus, Kabupaten Luwu 202 kasus, Kabupaten Luwu Timur 414 kasus, Luwu Utara 142 kasus, dan Kota Makassar 397 kasus.

Lalu Kabupaten Maros 133 kasus, Kota Palopo 119 kasus, Kabupaten Pangkep 61 kasus. Kota Parepare 139 kasus, kabupaten Pinrang 1676 kasus, Selayar 40 kasus. idrap 252 kasus, Sijai 138 kasus, Soppeng 201 kasus, Takalar 47 kasus, Tana Toraja 555 kasus, Toraja Utara 988 kasus dan Wajo 139 kasus.

Kemudian Kabupaten Toraja Utara 988 kasus, dan 984 ditangani pada layanan kesehatan milik pemerintah, 2 orang meninggal.

“Untuk kasus rabies merupakan kasus yang dapat langsung ditindak kapan saja, dan kita berharap untuk tahun yang akan datang sudah berkurang kasusnya, pun dengan korban jiwa sudah tidak ada lagi,” ujarnya.

Ia menuturkan, untuk kasus rabies sendiri antisipasinya mesti menjadi atensi untuk semua lapisan masyarakat, sebab perawatannya harus dilakukan sesegera mungkin jika mengalami serangan hewan penular rabies (HPR).

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ishaq Iskandar menekankan penanganan awal yang bisa dilakukan masyarakat jika mendapat serangan HPR seperti Anjing kucing, Kera, dapat segera melakukan cuci luka dibawah air mengalir selama 15 menit.

Ia menekankan untuk langsung di lanjutkan ke fasilitas kesehatan atau rabies center untuk mendapatkan VAR, atau SAR jika kasus gigitan cukup parah. Untuk hewan peliharaan sebaiknya dilakukan vaksinasi rabies,” Imbaunya.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat hewan penular rabies (HPR) di sekitar, terutama anjing liar yang terindikasi belum mendapatkan vaksin rabies. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video24 Januari 2026 21:10
VIDEO: Aksi Pencurian Motor Terekam CCTV di Perumahan Griya Fajar Mas Makassar
SULSELSATU.com – Aksi pencurian sepeda motor terjadi di Jalan Sultan Alauddin, tepatnya di Perumahan Griya Fajar Mas Blok B, Kota Makassar. Peri...
Video24 Januari 2026 19:53
VIDEO: Massa Aksi Cor Jalan Trans Sulawesi, Protes Tuntutan Pemekaran Provinsi Luwu Raya
SULSELSATU.com – Sejumlah massa aksi melakukan aksi pengecoran Jalan Trans Sulawesi di perbatasan Kabupaten Luwu dan Kabupaten Wajo. Aksi terseb...
Makassar24 Januari 2026 13:24
Plt Dirut PDAM Hamzah Ahmad Raih Anugerah Pemimpin BUMD Inspiratif di Peduli Indonesia Awards 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komitmen menghadirkan layanan air bersih yang inklusif dan berkelanjutan mengantarkan Pelaksana Tugas Direktur Utama PDAM...
Pendidikan24 Januari 2026 11:37
Asmo Sulsel Terus Gencarkan Edukasi Safety Riding hingga SMKN 1 Kendari
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan berkendara yang merata di seluruh wilayah ...