Logo Sulselsatu

Proyek Pembangunan Dua Kantor Lurah di Makassar Gagal Tender

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Selasa, 17 September 2024 14:43

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSARPembangunan dua kantor lurah di Kota Makassar, yakni Kantor Lurah Buakana dan Kunjung Mae, harus ditunda hingga tahun depan setelah mengalami kegagalan dalam proses tender.

Berdasarkan informasi dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Makassar, proyek ini tidak dapat dilanjutkan tahun ini.

Menurut Kepala Bidang Bangunan Pemerintah Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Hajar Aswad, penyebab utama kegagalan tender ini adalah tidak ada peserta lelang yang memenuhi syarat atau kualifikasi yang dibutuhkan. Akibatnya, proyek tersebut tidak dapat diteruskan dalam waktu yang tersisa tahun ini.

“Kantor Lurah Buakana dan Kunjung Mae gagal tender. Buakana ada pendaftar tapi tidak ada yang memenuhi syarat, begitu juga Kunjung Mae. Kalau mau tender ulang tidak dapat (waktunya),” jelas Hajar Aswad, Selasa (17/9/2024).

Dengan kegagalan ini, anggaran untuk pembangunan kedua kantor tersebut telah dihapus dari APBD Perubahan. Hajar menyatakan bahwa proses pengerjaan proyek biasanya memakan waktu antara empat hingga lima bulan, belum lagi proses tender yang juga memerlukan durasi yang cukup panjang. “Jadi tidak terhitung sebagai Silpa karena anggarannya sudah dirasionalisasi di perubahan,” tambahnya.

Rencana pembangunan Kantor Lurah Buakana dan Kunjung Mae akan kembali dimasukkan dalam APBD Pokok 2025. Proses tender dini diharapkan dapat dilakukan lebih awal karena semua berkas dan dokumen perencanaan telah lengkap.

“Dimasukkan ke (program) 2025 nanti. Sudah diubah di perubahan. Usahakan tender dini,” imbuh Hajar.

Anggaran yang disiapkan untuk pembangunan ini adalah sebesar Rp6 miliar, dengan alokasi Rp3 miliar untuk masing-masing kelurahan. Desain kantor lurah tersebut akan terinspirasi dari penutup kepala tradisional Makassar, patonro, dan akan terdiri dari tiga lantai.

Lantai pertama akan digunakan untuk pelayanan publik, lantai kedua untuk ruang kerja staf kelurahan, dan lantai ketiga akan berfungsi sebagai ruang pertemuan. Kantor ini juga direncanakan memiliki videotron di bagian depan untuk menampilkan informasi pelayanan masyarakat serta program Pemerintah Kota Makassar.

Selain itu, kedua kantor lurah tersebut akan dilengkapi dengan pembangkit listrik tenaga surya atau solar cell yang dapat digunakan sebagai sumber energi tambahan selain listrik dari PLN.

“Jadi nanti sistemnya hybrid. Bisa pakai listrik PLN, bisa juga dari solar cell,” pungkasnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....
Makassar17 September 2026 18:16
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Pegadaian Gelar Pelatihan Barbershop di Nipah
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara (Sulselbarra Maluku) mendorong peningkatan kapasitas pelaku...