Logo Sulselsatu

Indosat Ubah Sampah Jadi Pulsa, Berdayakan Indonesia Lewat Pelestarian Lingkungan

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 01 Oktober 2024 15:57

Indosat ubah sampah jadi pulsa. Foto: Istimewa.
Indosat ubah sampah jadi pulsa. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com ‐ Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan Indonesia melalui inisiatif Sampah Jadi Pulsa.

Program yang pertama kali diluncurkan pada 2022 ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) Indosat di pilar lingkungan.

Dengan tujuan mengatasi permasalahan sampah plastik, Indosat konversi sampah menjadi pulsa bagi masyarakat yang berpartisipasi.

Baca Juga : Indosat Raup Pendapatan Rp45,8 Triliun hingga September 2026

Inisiatif ini sejalan dengan agenda jangka panjang pembangunan Indonesia, khususnya pada pilar transformasi ekonomi melalui inovasi dan penerapan ekonomi hijau.

Steve Saerang selaku SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, Indosat ingin menunjukkan bagaimana sampah plastik dapat diubah menjadi sesuatu yang bernilai, sekaligus memanfaatkan teknologi digital untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Hal ini merupakan bagian dari kontribusi kami dalam mendukung pembangunan jangka panjang Indonesia dan juga wujud nyata tujuan besar Indosat dalam memberdayakan Indonesia,” kata Steve.

Baca Juga : IM3 Platinum Plus Bundling iPhone 18 Pro, Kuota 175GB

Program Sampah Jadi Pulsa memungkinkan masyarakat berkontribusi aktif dalam pengurangan sampah dengan mengumpulkan dan menyetor botol plastik melalui Reverse Vending Machine (RVM) di berbagai kota di Indonesia.

Sejak diluncurkan, program ini telah berhasil mengumpulkan lebih dari 23.000 botol plastik, setara dengan 437 kg plastik. Lalu, mengonversinya menjadi pulsa digital senilai Rp14 juta, dengan partisipasi dari 1.032 pengguna.

Keberhasilan program ini menunjukkan komitmen Indosat yang berkelanjutan dalam mendukung program pemerintah untuk mengurangi limbah plastik sekaligus mempromosikan praktik lingkungan yang berkelanjutan.

Baca Juga : Jaringan 5G Jangkau 14 Kecamatan Makassar, Indosat Kini Perluas Titik ke Gowa dan Maros

Ke depannya, program Sampah Jadi Pulsa akan terus diperluas ke berbagai kota di seluruh Indonesia.

Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam gerakan ini dapat mengunjungi dropbox di kota mereka, membawa botol plastik, dan memastikan nomor Indosat (IM3 atau Tri) mereka aktif.

Setiap botol yang disetor akan memberikan poin yang dapat ditukarkan dengan pulsa melalui proses digital yang mudah.

Baca Juga : Kalla Institute dan IM3 Hadirkan Airena Belajar Dorong Literasi AI

Melalui inisiatif Sampah Jadi Pulsa, Indosat berkomitmen untuk terus melestarikan lingkungan secara berkelanjutan dengan memperkuat kolaborasi strategis dengan mitra lokal maupun global untuk mencapai tujuan besar dalam memberdayakan Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....