Logo Sulselsatu

Mobil Tangki Jadi Bahan Kampanye Paslon Pilwali, Tim Lawyer PDAM Makassar Melapor ke Bawaslu

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 10 Oktober 2024 18:49

Tim lawyer PDAM Makassar melapor ke Bawaslu Kota Makassar. Foto: Istimewa.
Tim lawyer PDAM Makassar melapor ke Bawaslu Kota Makassar. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pasangan calon (paslon) pemilihan wali kota (pilwali) menggunakan foto fasilitas negara milik Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar sebagai alat peraga kampanye.

Foto tersebut digunakan dalam flyer/banner. Menanggapi hal tersebut, PDAM Makassar memasukkan laporan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar.

Tim Lawyer PDAM Makassar menyampaikan klarifikasi dan laporan yang diterima langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Makassar Dede Arwinsyah, Kamis (10/10/2024).

Baca Juga : Kualitas Udara di Makassar Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Ketua Tim Lawyer Thansri menyampaikan, PDAM Makassar melaporkan dan memberikan klarifikasi bahwa foto mobil tangki yang dicantumkan dan dipakai dalam flyer salah satu pasangan calon Wali Kota Makassar tidak memiliki izin mengutip untuk penggunaan foto tersebut.

“Maksud kami melaporkan ini adalah untuk klarifikasi bahwa mobil tangki air PDAM tidak bisa dipergunakan sebagai bahan kampanye karena itu adalah fasilitas milik negara dan PDAM tidak berafiliasi dengan calon manapun dalam Pilkada karena akan melanggar aturan,” ungkapnya.

PDAM Makassar merasa keberatan karena dikhawatirkan membentuk opini publik yang menilai bahwa mereka memihak salah satu calon.

Baca Juga : Makassar Leadership Summit 2026, Kepemimpinan Harus Berdampak bagi Lingkungan dan Masyarakat

Sementara Ketua Bawaslu Kota Makassar Dede Arwinsyah mengatakan, akan segera menindaklanjuti dan melakukan klarifikasi terhadap salah satu pasangan calon yang menggunakan fasilitas negara yang disertakan dalam flyer info dan disebarkan di grup media WhatsApp.

“Tentunya semua laporan akan segera kami tindaklanjuti dan memeriksa apakah ada bentuk pelanggaran didalamnya, kami juga akan memanggil pihak yang dengan sengaja membuat flyer tersebut,” kata Ketua Bawaslu.

Thansri juga menyampaikan kiranya semua paslon untuk berhati-hati dalam memberikan info kepada masyarakat. Apalagi, menyertakan fasilitas negara dalam berkampanye karena itu jelas melanggar aturan yang berlaku.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...