Logo Sulselsatu

OJK Perkuat Literasi Keuangan Digital Mahasiswa di Makassar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 21 Oktober 2024 16:48

Salah satu kegiatan edukasi literasi keuangan digital OJK yang digelar di UIM. Foto: Istimewa.
Salah satu kegiatan edukasi literasi keuangan digital OJK yang digelar di UIM. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAROtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pengembangan inovasi teknologi sektor keuangan dan peningkatan literasi keuangan digital kepada kalangan mahasiswa.

Edukasi peningkatan literasi keuangan digital dilakukan melalui kegiatan Digination: Digital Financial Literacy di Universitas Islam Makassar (UIM), Makassar pada Jumat (18/10/2024).

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) OJK Hasan Fawzi menyampaikan, sebagai pengguna teknologi yang aktif dengan tingkat adaptasi yang tinggi, mahasiswa memiliki peran penting dalam mendorong inovasi di sektor keuangan.

Baca Juga : OJK dan Kemenkes Perkuat Ekosistem Asuransi Kesehatan, Dorong Biaya Layanan Lebih Efisien

“Mahasiswa memiliki ide yang out-of-the-box dalam merancang produk dan layanan keuangan berbasis digital untuk memberikan solusi atas permasalahan di sektor keuangan. Selain itu, mahasiswa dapat menjadi influencer dalam mendorong orang lain untuk menggunakan produk dan layanan keuangan,” ujar Hasan Fawzi.

Pada kuliah umum yang bertajuk ‘Peran Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) dalam Membuka Peluang dan Tantangannya bagi Gen Z’, Fawzi menekankan kepada para mahasiswa bahwa pemahaman yang baik tentang inovasi dan keuangan digital menjadi kunci dalam memastikan masyarakat dapat menggunakan produk dan layanan keuangan digital dengan bijak.

“Semakin tinggi tingkat literasi keuangan digital maka semakin besar kemampuan masyarakat dalam mengenali risiko yang mungkin timbul saat menggunakan layanan keuangan digital, sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan dan langkah yang tepat dalam mempergunakan layanan keuangan digital,” kata Hasan.

Baca Juga : Tujun Dekade Asuransi Astra, Gandeng OJK Ulas Perlindungan Konsumen

Berdasarkan data INDEF 2023, indeks literasi digital Indonesia baru mencapai 62 persen, paling rendah jika dibandingkan negara ASEAN yang rata-rata mencapai 70 persen.

Sedangkan survei SNLIK OJK pada 2024 menyebutkan indeks literasi dan inklusi keuangan Indonesia baru mencapai 65 persen dan 75 persen.

Dalam rangka meningkatkan inovasi dan literasi keuangan digital, OJK telah mengeluarkan beberapa inisiatif untuk meningkatkan keterampilan digital bagi seluruh lini masyarakat.

Baca Juga : OJK Sanksi Pelaku Pasar Modal, Denda Rp327 Miliar

OJK telah menyusun dan mensosialisasikan modul terkait inisiatif literasi keuangan digital bagi masyarakat, mengembangkan Fintech Innovation Center OJK dalam upaya meningkatkan jumlah inovasi di sektor keuangan, dan memfasilitasi konsultasi terkait pengembangan industri ITSK.

Rektor Universitas Islam Makassar Muammar Bakry menyambut baik inisiasi dan peluang yang diberikan OJK kepada mahasiswa untuk meningkatkan inklusi keuangan pada platform keuangan digital dengan bijak.

“Saya berharap dari kegiatan ini menjadi inspirasi bagi adik-adik untuk menjadi enterpreneur digital. Melalui kegiatan ini, kami juga berharap menjadi pancingan bagi mahasiswa untuk mendapat cuan dari investasi di dunia keuangan digital,” sambut Muammar.

Baca Juga : 570 Siswa Sekolah Rakyat di Makassar Mulai Menabung, OJK Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda

Digination 2024 ini merupakan rangkaian kegiatan tahunan yang digelar di berbagai daerah di Indonesia.

Tujuannya untuk memperkenalkan inovasi keuangan digital kepada masyarakat luas khususnya generasi muda untuk terlibat aktif dalam mengembangkan solusi keuangan berbasis teknologi.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Kepala OJK Sulsel Darwisman, Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan IAKD Djoko Kurnijanto.

Baca Juga : Lewat Digination Day 2026, OJK Dorong Penguatan Ekosistem Keuangan Digital

Narasumber yang dihadirkan yaitu Direktur Perizinan dan Pengendali Kualitas Pengawasan IAKD Ridiani Kurnia, Ketua Departemen Invoasi Keuangan Digital AFTECH Saat Prihartono, serta Direktur Eksekutif ABI-Aspakrindo Asih Karnengsih dan Direktur Program dan Partnership AFSI Handika Surbakti.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....
Makassar17 September 2026 18:16
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Pegadaian Gelar Pelatihan Barbershop di Nipah
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara (Sulselbarra Maluku) mendorong peningkatan kapasitas pelaku...